2012, Samsung investasi USD41,56 M

Rabu, 18 Januari 2012 - 09:26 WIB
2012, Samsung investasi...
2012, Samsung investasi USD41,56 M
A A A
Sindonews.com – Perusahaan elektronik Samsung Grup mengumumkan investasi tahun ini akan mencapai 47,8 triliun won (USD41,56 miliar). Jumlah tersebut meningkat 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya 42,8 triliun won.

Samsung menyatakan, meski saat ini muncul ketidakpastian ekonomi global, perusahaan asal Korea Selatan itu berambisi memperluas mesin pertumbuhan masa depan dan berkontribusi bagi perekonomian nasional.

Guna mendukung ekspansi, Samsung juga berkomitmen mempekerjakan 26 ribu karyawan baru di seluruh unit bisnisnya. Dalam pernyataan resminya, Samsung menyebutkan akan menginvestasikan dana 31 triliun won pada sektor fasilitas produksi, naik 11 persen dari tahun lalu.

Selain itu, Samsung juga akan menyisihkan dana 13,6 triliun won untuk penelitian dan pengembangan, atau naik 13 persen dibandingkan 2010. Sementara untuk sektor investasi akan ditambahkan sebanyak 3,2 triliun won, naik 10 persen dibandingkan 2011.

”Kami akan melakukan investasi besar dalam bisnis inti kami serta sektor bisnis baru,” ungkap Samsung dalam pernyataan resminya, seperti dikutip AFP kemarin.

Perusahaan menambahkan, pihaknya telah mengumumkan rencana untuk kenaikan dalam investasi di bidang bisnis baru selain bisnis andalannya yakni chip memori dan layar liquid crystal display (LCD).

Analis memperkirakan, sekitar 25 triliun won atau 80 persen dari belanja modal perusahaan akan digunakan untuk meningkatkan investasinya di sektor chipmobiledan pengembangan generasi berikutnya dari layar datar organic light emitting diode(OLED).

”Samsung memiliki arus kas yang kuat untuk berinvestasi dalam teknologi baru.Tidak ada perusahaan teknologi informasi (TI) lainnya yang dapat mengalahkan perusahaan yang didirikan oleh Lee Byungchul dalam hal investasi,” ujar analis NH Investment & Securities Lee Sun-tae, dikutip AFP.

Dia menambahkan, kebijakan tersebut merupakan cara Samsung untuk menemukan sumber pendapatan baru, serta memperluas perbedaan dibanding perusahaan saingannya.

Menurut para analis, investasi untuk chip seperti prosesor mobile dan sensor yang digunakan komputer tablet dan ponsel pintar atau smartphone serta kamera, kemungkinan mencapai 7,5 triliun won.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
2 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
3 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
3 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
3 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
4 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Tolak Usulan...
Indonesia Tolak Usulan Investasi Apple Rp1,58 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved