UOB Kay Hian konversi utang Bhakti Investama

Kamis, 19 Januari 2012 - 12:49 WIB
UOB Kay Hian konversi...
UOB Kay Hian konversi utang Bhakti Investama
A A A


Sindonews.com – UOB Kay Hian (Hong Kong) Ltd, selaku pemegang mayoritas tanda bukti utang konversi Bhakti Investama tahun 2007 dengan tingkat bunga tetap (TBUK), telah melakukan konversi menjadi saham-saham PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) pada 12 Januari 2012.

UOB Kay Hian memiliki tanda bukti utang senilai USD100 juta atau setara dengan 96,4 persen dari total TBUK yang telah diterbitkan, yaitu USD103.743.081.

Group President & CEO BHIT Hary Tanoesoedibjo mengatakan, konversi dilaksanakan pada harga Rp287,5 per saham yang setara dengan harga Rp1.150 sebelum BHIT melakukan pembagian saham bonus pada Mei 2010.

Dengan dilakukannya konversi TBUK tersebut, total jumlah saham beredar BHIT bertambah sekitar 10 persen menjadi 33.133.711.682 saham.

Hary mengemukakan, dengan konversi TBUK itu, jumlah saham beredar BHIT bertambah sekitar 3,1 miliar saham sehingga nilai kapitalisasi pasar BHIT meningkat secara signifikan.

”Pelaksanaan konversi TBUK ini membuat struktur permodalan BHIT semakin kuat dengan kemampuan pendanaan yang semakin besar dalam mendukung ekspansi usaha Perseroan. Alhasil, ke depannya perseroan (BHIT) akan mampu untuk tumbuh lebih cepat dengan kinerja yang semakin baik. Kondisi ini diyakini akan semakin meningkatkan nilai Perseroan,” papar dia dalam keterbukaan informasi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu, 18 Januari 2012.

Analis Indosurya Asset Management, Reza Priyambada, mengatakan, dengan konversi tersebut, secara otomatis UOB Kay Hian akan menjadi salah satu pemilik BHIT dengan persentase sesuai jumlah utang yang dikonversi. Dia memperkirakan, kinerja BHIT di masa depan akan terus membaik sebab aktivitas usaha yang dijalankan sedang booming.

Tak heran kalau banyak pihak seperti UOB Kay Hian tertarik mengonversikan utangnya menjadi saham. Selain menambah jumlah portofolio juga memperoleh dividen. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
24 menit yang lalu
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
36 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,61 Juta per Gram
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Dibuka...
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp18.068, Tersengat Kabar Independensi BI
1 jam yang lalu
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
3 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved