Konflik selat Hormuz bikin subsidi membengkak

Rabu, 25 Januari 2012 - 10:01 WIB
Konflik selat Hormuz...
Konflik selat Hormuz bikin subsidi membengkak
A A A


Sindonews.com - Blokade selat Hormuz yang akan dilakukan Iran memang akan berdampak kepada negara-negara yang masih melakukan impor minyak dalam jumlah banyak, termasuk Indonesia. Dan untuk mengatasi kenaikan harga minyak pemerintah kemungkinan akan menambah biaya subsidi.

"Kita tidak akan langsung menaikkan harga minyak, tapi kita akan nambah biaya subsidi yang setiap waktu terus membengkak dan Indonesia selalu rugi," ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Widjajono Partowidagdo kepada Sindonews Rabu (25/1/2012).

Menurut Widjajono, harga minyak dunia pasti akan mendongkrak harga Indonesia Crude Price (ICP). Kondisi selama ini Indonesia masih bergantung pada Bahan Bakar Minyak, maka ketika ada permasalahan global yang menyebabkan harga minyak dunia naik, hanya dampak negatif akan didapatkan.

"Maka dari itu dari kemarin-kemarin kan sudah saya katakan, kita harus berupaya dan berusaha beralih ke gas supaya kita tidak bergantung lagi dengan minyak dunia, karena kalau bergantung terus-terusan ya begini jadinya," ungkapnya.

Masih menurut Widjajono, nominal kerugian yang akan diterima Indonesia karena blokade Selat Hormuz ini belum dapat dipastikan. Karena sampai saat ini juga belum ada kepastian nominal kenaikan harga tersebut.

"Kalau untuk angka-angka kita memang belum bisa prediksi karena belum ada kejelasan juga. Jadi, apapun yang terjadi nanti, tapi kita akan terus cari solusi alternatifnya," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
12 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
23 menit yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
42 menit yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
1 jam yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
2 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved