Seriusi Mobnas, DPR bentuk Panja

Rabu, 25 Januari 2012 - 16:04 WIB
Seriusi Mobnas, DPR...
Seriusi Mobnas, DPR bentuk Panja
A A A
Sindonews.com - Hasrat bangsa Indonesia untuk memiliki mobil nasional akan segera diwujudkan jika seluruh pihak terkait merapatkan barisan untuk mewujudkan impian tersebut. Untuk itu, DPR RI akan memfasilitasinya dengan membentuk Panitia Kerja (Panja) Pengembangan Industri Automotif Nasional.

Hal tersebut merupakan salah satu kesepakatan dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VI DPR RI dengan Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Perhubungan, PT Dirgantara Indonesia, PT Industri Kereta Api (Inka), Asianusa, dan Pemerintah Kota Solo, di Gedung DPR RI, Senayan, Rabu (25/1/2012).

Dalam rapat tersebut juga DPR meminta kepada kepada pemerintah, khususnya Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Riset dan Teknologi, dan LPNK IPTEK, agar secara terus-menerus melakukan koordinasi dan mengembangkan inovasi, membantu desain rancang bangun serta mendukung kalangan usaha pemerintah daerah yang telah merintis dan mengembangkan kendaraan automotif dan Mobil Nasional (Mobnas).

Sementara itu, terkait dengan kendala investasi dalam pengembangan Mobnas, komisi VI DPR RI meminta kepada pemerintah agar memberikan kemudahan dan insentif kepada para investor nasional yang berminat untuk pengembangan industri automotif.

"Pemerintah diharapkan memberikan kemudahan dan insentif kepada para investor nasional yang berminat," ungkap Ketua Komisi VI DPR RI Airlangga Hartanto.

Selain itu, DPR RI juga meminta pemerintah untuk memfasilitasi sinergi antara seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan industri Mobnas. Sementara itu, anggota Komisi VI M. Idris Laena berharap euforia Mobnas ini tak hanya akan menjadi euforia sesaat, namun betul-betul dapat dimanfaatkan sebagai meomentum kebangkitan pengembangan industri otomotif nasional

"Saya pingin program ini sifatnya kedepan. Dengan demikian bisa mendukung upaya pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM," ungkap Idris.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
22 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
41 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved