Pemkab Bulukumba target produksi kapas 1.400 Ton

Senin, 30 Januari 2012 - 11:17 WIB
Pemkab Bulukumba target...
Pemkab Bulukumba target produksi kapas 1.400 Ton
A A A


Sindonews.com – Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Bulukumba menargetkan produksi kapas sekitar 1.400 ton. Angka tersebut ditarget berdasarkan asumsi per hektare (Ha) sebanyak 1 ton.

Saat ini kapas dikembangkan di empat kecamatan, yakni Kajang 500 Ha, Herlang 583 Ha, Bontotiro 137 Ha dan Kecamatan Ujungloe 180 Ha. Dari empat kecamatan tersebut, petani kapas sudah tersebar di 16 desa/kelurahan.

Kadis Hutbun Bulukumba Misbawati A Wawo mengungkapkan bahwa, alokasi areal lahan dengan luas tota 1.400 Ha diperuntukkan bagi musim tanam kapas tahun 2012.

“Untuk memaksimalkan produksi kapas tahun ini, kami optimistis meningkatkan target produksi menjadi satu ton perhektarnya,” ungkapnya.

Namun, hal terpenting bagi petani adalah memperhatikan semua aspek-aspek yang dapat berpengaruh, dalam proses penanaman dan perawatannya. Dia bahkan akan melakukan kontrak kinerja dengan para kelompok tani kapas, agar dapat mengikuti standar aturan.

“Dengan mengikuti aturan tersebut maka kita harapkan hasil dari produksi kapas dapat tercapai,” katanya. Misbawati menandaskan, untuk meneruskan Bulukumba sebagai salah satu kabupaten penghasil kapas terbesar di Sulsel, pihaknya juga melakukan program akselerasi ini dengan cara sosialisasi kepada para petani dan kelompok tani kapas se-Kabupaten Bulukumba.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bulukumba A Bau Amal mengharapkan, dengan pengembangan kapas di Bulukumba, bisa berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan para petani kapas.

“Diperlukan upaya terus menerus dalam meningkatkan produksi, khususnya dalam memenuhi kebutuhan serat kapas secara nasional untuk industri tekstil,” pungkasnya kepada SINDO, Senin (30/1/2012).

Selain itu, Pemkab Bulukumba juga akan terus berupaya mendukung berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan mitra kerja atau mitra usaha dengan pihak swasta, salah satunya dengan PT.Sulawesi Cotton Industri. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
50 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Pengadilan China Melelang...
Pengadilan China Melelang 100 Ton Buaya Hidup Rp9,2 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved