Tambah kuota BBM, pemerintah lakukan kesalahan prosedural

Senin, 30 Januari 2012 - 17:53 WIB
Tambah kuota BBM, pemerintah...
Tambah kuota BBM, pemerintah lakukan kesalahan prosedural
A A A
Sindonews.com - Kebijakan pemerintah untuk menambah kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar 1,5 juta kilo liter (kl) atau sekira Rp36 triliun pada tahun 2011 lalu dianggap Komisi VII DPR RI sebagai suatu kesalahan prosedural.

"Harusnya ketika ingin melakukan alokasi anggaran terhadap pembelian BBM tersebut harus didiskusikan terlebih dahulu kepada Komisi VII DPR karena ini menyangkut persoalan budgeting yang merupakan urusan DPR," ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Effendi Simbolon dalam Rapat Kerja dengan Kementerian ESDM, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (30/1/2012).

Effendi juga menambahkan dengan mengatasnamakan rakyat dalam kebijakan ini, justru membuat keputusan ini seolah-olah hanya pencitraan pemerintah belaka.

"Tetap harus ada prosedural yang harus dijalankan, kan saat itu anggaran Pertamina sudah habis terus dari Menteri Keuangan bilang bayarnya nanti saja, dari anggaran mana yang mau dipakai," tegasnya.

Sementara itu, Menteri ESDM Jero wacik menjelaskan kondisi pengambilan kebijakan tersebut sudah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan dan pada saat pengambilan kebijakan tersebut DPR RI akan memasuki masa reses.

"Kita harus memutuskan saat itu karena di Dewan Perwakilan Rakyat lima hari lagi juga akan memasuki masa reses," tutur Jero.

Namun hal tersebut dibantah Anggota Komisi VII dari fraksi PDI Perjuangan Ismayatun yang mengungkapkan waktu itu belum terdesak untuk menambah kuota karena DPR pun masih aktif atau belum memasuki masa reses.

"Itu kan lima hari sebelum, bukannya sedang reses. Harusnya kita dari DPR dihubungi dan dibahas bersama, prosedurnya kan ada, jadi tidak ambil keputusan begitu saja," tutur Ismayatun.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
4 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
4 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
5 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
5 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
6 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved