Wamen ESDM lebih pilih CNG ketimbang LGV

Rabu, 01 Februari 2012 - 20:59 WIB
Wamen ESDM lebih pilih...
Wamen ESDM lebih pilih CNG ketimbang LGV
A A A


Sindonews.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo mengatakan lebih memilih Commpressed Natural Gas (CNG) daripada Liquidfied Gas fo Vehicle (LGV) karena LGV kemungkinan masih impor.

"Kalau mau memilih, saya lebih memilih CNG bukan LGV, karena LGV pasti lebih mahal dan kemungkinan besar masih harus impor," ujar Widjajono yang ditemui dalam acara Disscuss FSRU in Indonesia, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (1/2/2012).

Menurutnya saat ini Indonesia mempunyai potensi CNG yang besar sehingga cukup untuk memenuhi sektor transportasi di Indonesia. "Jadi untuk masa depan lebih baik pake CNG," tegasnya

Lebih lanjut dirinya menambahkan apalagi saat ini ada Floating Storage Regasification Unit (FSRU) sehingga pasokannya akan tetap aman.

"Gas enggak bisa dibawa-bawa lalu dibangun pipanisasi. LNG jadi gas bisa dibawa dalam bentuk LNG," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved