Laju inflasi Sulsel capai 1,12%

Kamis, 02 Februari 2012 - 14:03 WIB
Laju inflasi Sulsel...
Laju inflasi Sulsel capai 1,12%
A A A


Sindonews.com
– Laju inflasi pada Januari di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sebesar 1,12 persen. Kenaikan harga bahan makanan menjadi penyumbang terbesar inflasi awal tahun ini.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat, laju inflasi Sulsel pada Januari ini karena perubahan harga komoditas di empat kota di Sulsel, yakni Makassar, Pare-pare, Watampone, dan Polopo. Penyumbang terbesar adalah bahan makanan, yakni 3,38 persen serta kelompok makanan jadi minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,18 persen.

“Termasuk perumahan, air, listrik gas, dan bahan bakar 0,63,” kata Kepala BPS Sulsel Bambang Pramono, Rabu 1 Februari 2012.

Pendorong inflasi lainnya adalah kelompok sandang 0,75 persen, kesehatan 0,27 persen, sedangkan transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,18 persen. Dia mengatakan,untuk laju inflasi tahunan (year on year/YoY), yakni Januari 2011 dan Januari 2012 sebesar 2,70 persen.

“Inflasi YoY dipicu naiknya harga komoditas bahan makanan sebesar 3,41 persen,“ paparnya.

Sementara kelompok makan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,21 persen dan kesehatan 0,23 persen. “Kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,17 persen,” katanya.

Menurut BPS, tingginya harga bahan makanan selama 2010 ternyata menjadi pendorong terbesar naiknya angka kemiskinan di Sulsel pada 2011. Pada Maret 2010, pengeluaran penduduk miskin hanya Rp163.039 per kapita per bulan. Namun pada Maret 2011, naik menjadi Rp179.933 per kapita per bulan. Komoditas yang paling penting bagi penduduk miskin adalah beras.

Pada Maret 2011, sumbangan pengeluaran beras terhadap garis kemiskinan (GK) di perdesaan sebesar 38,98 persen, sedangkan perkotaan mencapai 32,17 persen. Komoditas lain yang berpengaruh cukup besar terhadap kemiskinan adalah ikan bandeng menyumbang 5,86 persen di perdesaan dan 6,98 persen di perkotaan. Sumbangan garis kemiskinan makanan (GKN) terhadap garis kemiskinan sebesar 75,84 persen. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
2 jam yang lalu
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
2 jam yang lalu
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
2 jam yang lalu
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
2 jam yang lalu
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
3 jam yang lalu
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
3 jam yang lalu
Infografis
Rusia: Serangan Natal...
Rusia: Serangan Natal ke Ukraina Sukses Capai Tujuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved