China diduga impor mamin berbahaya

Senin, 06 Februari 2012 - 18:27 WIB
China diduga impor mamin...
China diduga impor mamin berbahaya
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan menegaskan perlindungan konsumen sangat dipentingkan saat ini. Pasalnya dari hasil deteksi terdapat impor produk pangan atau makanan dan minuman (mamin) yang tidak mengikuti peraturan yang ada serta tidak sesuai stadar keamanan konsumen.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menjelaskan, dari data penangkapan sebanyak 99,9 persen produk impor pangan dan mamin yang masuk ke Indonesia yang tidak memenuhi standar keamanan konsumen dimana 99 persennya berasal dari satu negara.

"Harus hati-hati penyikapan ini, terutama perdagangan luar negeri terutama perlindungan konsumen. Kami sudah deteksi ribuan produk pangan yang tidak mengikuti peraturan yang ada, dan ini kami sikapi dengan kepolisian, pengadilan, dan lain lain," ungkap Gita ketika ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (6/2/2012).

Lebih lanjut ketika ditanya negara apa yang mengimpor produk pangan bahaya tersebut, Gita masih enggan mengatakannya, tetapi ketika wartawan menyebut China Gita pun mengamini. "China ya pak? amin," tukasnya

Gita menilai sikap negara tersebut harus disikapi dengan tegas melalui proses karantina, pendeteksian dan pembinaan. Serta penegakkan hukum perlu ditingkatkan untuk melindungi konsumen dari barang impor berbahaya.

"Dengan cara-cara vokalisasi tersebut kita bisa dibantu oleh lembaga lainnya. Agar ke depan perlindungan konsumen bisa dijaga," pungkasnya. (ank)

()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved