Perluas 12 bandara, AP II butuh dana Rp15 T

Kamis, 09 Februari 2012 - 15:16 WIB
Perluas 12 bandara,...
Perluas 12 bandara, AP II butuh dana Rp15 T
A A A
Sindonews.com - PT Angkasa Pura II mengaku membutuhkan dana sebesar Rp15 triliun untuk perluasan 12 bandara di kawasan Indonesia Barat.

"Dana Rp15 triliun diharapkan mampu membiayai 12 bandar udara pada 2012-2015," kata Direktur Keuangan AP II Laurensius Manurung di acara Cash Management Secara Terpadu PT Angkasa Pura II, di BNI Tower, Jakarta, Kamis (9/2/2012).

Perluasan 12 bandar udara kawasan Indonesia bagian barat, khususnya Bandara Internasional Soekarno Hatta diharapkan memiliki kapasitas 62 juta orang di 2012 dengan menerapkan grand desain. Untuk Bandara Soekarno Hatta, dia mengatakan mengalokasikan dana sebesar Rp13 triliun. Lalu sisanya sebesar Rp2 triliun diperuntukan untuk 11 bandara lain yang dikelola AP II.

Di sisi lain, mengenai perolehan laba di 2012 diharapkan mencapai Rp1,6 triliun. Di mana laba pada 2011 mencapai Rp1,3 triliun.

Serta terkait kebutuhan belanja modal (capital expediture/capex) dari PT Angkasa Pura II. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengaku siap memberikan fasilitas kredit untuk memenuhinya.

Direktur Business Banking BNI Krishna Suparto mengatakan, tahun ini Angkasa Pura II membutuhkan belanja modal sekitar Rp15 triliun. Dari kebutuhan tersebut, 70 persen akan berasal dari eksternal.

Dia juga menambahkan kebutuhan modal ini akan berasal dari pembiayaan sindikasi dengan Bank Mandiri dan BRI. BNI mengaku ingin memberikan sepertiga atau dari total kebutuhan dana tersebut.

"Kita mau porsi yang besar dan ini sindikasi. Mereka kan dari internal 30 persen, dan 70 persen eksternal kira-kira Rp9,1 triliun. Barangkali kita sepertiga dengan Mandiri dan BRI. Tapi kalau butuh lebih kita bisa juga," ungkapnya.

Menurut Krishna untuk 2012 kebutuhan dana pembangunan bandara masih berasal dari dana internal dan kemungkinan baru membutuhkan dana eksternal di tahun 2013.

"Tapi bisa saja kalau pertumbuhan cepat dan perlu capex dari offering letter kita di 2012 bisa ditarik dananya," tuturnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved