US Ex-Im siapkan kredit USD1 miliar ke Indonesia

Jum'at, 10 Februari 2012 - 13:17 WIB
US Ex-Im siapkan kredit...
US Ex-Im siapkan kredit USD1 miliar ke Indonesia
A A A


Sindonews.com - Direktur US Ex-Im Bank Patricia Loui akan melakukan pertemuan dengan para pejabat perusahaan dan pemerintahan di Jakarta untuk membahas kredit senilai USD1 miliar yang disediakan untuk berbagai proyek di Indonesia.

Dalam keterangan tertulis dari Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), Jumat (10/2/2012), para perwakilan dari AS termasuk ilmuwan terkemuka Dr Roger Beachy dan Dr Edwin Price ikut dalam Jakarta Food Security Summit untuk berbagi informasi mengenai pemanfaatan teknologi pertanian baru yang dapat menggenjot hasil panen dan pendapatan bagi para petani.

Dubes Marciel juga mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan memperluas teknologi pertanian dan kemitraan pendidikan yang telah ada termasuk melalui program USAID bertajuk Agribusiness Market and Support Activity senilai USD15 juta yang akan meningkatkan akses pangan, pasar terbuka, dan produktivitas petani.

Investor terkemuka asal AS John May memimpin diskusi di pusat kebudayaan Amerika berteknologi tinggi @america pada 8 Februari lalu. John May membagi pengalamannya selama 20 tahun dalam membuat perencanaan bisnis guna menarik para angel investor (investor individual yang akan memulai sebuah usaha).

Dalam kunjungannya pada Juli tahun lalu di Bali untuk menghadiri Asean Regional Entrepreneurship Summit, dia telah menawarkan pembiyaan untuk seorang wirausahawan asal Indonesia.

Bekerja sama dengan the Global Entrepreneurship, Program Indonesia (GEPI) membentuk jaringan angel investor di Indonesia. Semua kegiatan ini memperlihatkan upaya berkelanjutan Amerika Serikat untuk memperluas hubungan perdagangan dan bisnis dengan Indonesia melalui Kemitraan Komprehensif.

Amerika Serikat adalah negara perdagangan terkemuka di dunia. Menurut Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), AS adalah pengimpor terbesar di dunia untuk barang dan jasa.

Pada 2010, AS telah mengimpor barang senilai USD1,97 triliun atau 30 persen dari total impor barang di dunia, sehingga menjadikan negara ini pengimpor barang terbesar kedua.

Dari Januari hingga November 2011, total nilai ekspor barang Indonesia ke AS mencapai USD17,7 miliar. Dalam periode yang sama, jumlah total barang yang diimpor dari AS ke Indonesia mencapai USD6,7 miliar, sehingga Indonesia mendapatkan surplus perdagangan sebesar USD11 miliar.

Perdagangan antara Amerika Serikat dan Indonesia terus berkembang, untuk periode Januari-November 2011, pertumbuhan ekspor Indonesia ke AS mengalami mencapai 18 persen, sedangkan ekspor AS ke Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar lima persen. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
1 jam yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
1 jam yang lalu
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
2 jam yang lalu
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
2 jam yang lalu
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved