Jateng kesulitan bangun PLTGL

Senin, 13 Februari 2012 - 05:00 WIB
Jateng kesulitan bangun...
Jateng kesulitan bangun PLTGL
A A A


Sindonews.com
- Pemprov Jateng kini sedang mencari investor untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga gelombang laut (PLTGL) di kawasan perairan Jepara.

Kendati sudah ada detail enginering design (DED), realisasi proyek tersebut hingga kini belum terwujud. Sebenarnya PLTGL tersebut jika terealisasi diharapkan mampu mencukupi kebutuhan energi listrik yang tinggal di Pulau Karimunjawa.

”Karena anggaran besar, sampai sekarang belum ada realisasinya. Anggaran masih di bawah Rp50 miliar,” ungkap Kepala Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Provinsi Jateng Teguh Dwi Paryono.

Menurutnya, potensi gelombang laut di Jepara ini diperkirakan bisa menghasilkan tenaga listrik 2 megawatt (MW). Tenaga tersebut bisa mencukupi aliran listrik 200 kepala keluarga (KK) di Pulau Karimunjawa.

Selama ini masyarakat Karimunjawa masih mengandalkan diesel untuk menciptakan energi listrik, dan bisa dibilang sangat boros.

”Kita sudah ajukan ke bagian budgetingpemprov. Kalau ada anggaran, akan kita laksanakan, karena anggaran ini di-ponto-ponto (dibagi), jadi belum bisa,” paparnya.

Pihaknya juga siap membuka kerja sama dengan investor, jika ada yang berminat untuk berinvestasi. Sebenarnya, lanjut Teguh, ini tugas pemerintah untuk menyediakan energi seperti yang sudah diamanatkan dalam Undang-undang (UU) No 30 tahun 2009. ”Kalau ada investor lebih baik,” ujar Teguh Dwi Paryono.

Dia mengakui energi baru terbarukan yang saat ini sudah dirintis oleh Jateng ini belum mencapai 6 persen, jika dibandingkan pemanfaatan energi di antaranya energi tidak terbarukan seperti batu bara. Energi baru terbarukan ini baru ada geothermal di Dieng dan Guci.

”Kalau pembangkit listrik tenaga surya, di Jateng ini sudah ada ribuan. Sebelumnya di Pekalongan juga sudah kita bangun pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH),” katanya.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Sasmito menuturkan, Jateng ini sebenarnya kaya akan potensi energi baru terbarukan. Di Rembang, sebenarnya pembangkit listrik memanfaatkan gelombang laut juga sangat memungkinkan. ”Tapi anggarannya disesuaikan dengan kemampuan pemprov tentunya,” katanya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Simak Rinciannya
32 menit yang lalu
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
1 jam yang lalu
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
1 jam yang lalu
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
3 jam yang lalu
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
12 jam yang lalu
IHSG Awal Juni Diprediksi...
IHSG Awal Juni Diprediksi Rawan Koreksi, Investor Cermati Data Inflasi hingga Aturan DHE SDA
14 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved