Pemerintah bantah CPO RI tak ramah lingkungan

Senin, 13 Februari 2012 - 17:44 WIB
Pemerintah bantah CPO...
Pemerintah bantah CPO RI tak ramah lingkungan
A A A
Sindonews.com - Menyikapi informasi yang dikeluarkan Amerika Serikat mengenai Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah Indonesia yang dinilai kurang ramah lingkungan, pemerintah membantahnya. Menteri Pertanian Siswono menerangkan pengelolaan sawit Indonesia sudah sesuai dengan semestinya.

"Kita sangat yakin dan akan terus mengelola kelapa sawit untuk tetap memberlakukan sesuai dengan ISPO (Indonesian Sustanable Pam Oil) dan untuk hal itu kita sudah melestarikan. Jadi tidak benar kalau sawit kita tidak pikirkan lingkungan," ungkap Siswono saat ditemui wartawan di kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (13/2/2012).

Mengenai penetapan emisi efek rumah kaca CPO Indonesia yang hanya mencapai 17 persen versi standarisasi Amerika Serikat, sehingga CPO Indonesia dilarang masuk, Suswono menambahkan kebijakan yang akan dilakukan masih akan tetap dibahas oleh pemerintah.

"Hal ini sedang dikaji terus dan nanti ada saatnya kita umumkan, supaya lebih komplet," ujarnya.

Selanjutnya dia juga menambahkan pemerintah akan selalu memikirkan jangka panjang untuk setiap kebijakan yang dikeluarkan termasuk menyikapi CPO ini.

"Sebisa mungkin ini berlaku untuk jangka panjang, sawit ini secara bisnis akan memberikan nilai tambah untuk perdagangan kita," pungkasnya.

Sebagai informasi, produksi sawit Indonesia mencapai 23 juta ton pada tahun 2011 lalu dan pemakaian untuk domestik hanya 6juta ton. 17 juta ton merupakan angka sawit yang diekspor ke pasar internasional. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
9 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
51 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved