Pemerintah terlalu paksakan pembatasan BBM

Rabu, 15 Februari 2012 - 13:30 WIB
Pemerintah terlalu paksakan...
Pemerintah terlalu paksakan pembatasan BBM
A A A
Sindonews.com - Pemerintah terlalu memaksakan kehendak untuk menetapkan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi per 1 April karena terlalu "ribet" untuk diterapkan saat ini.

"Dari dulu saya tidak pernah setuju karena hal tersebut salah sehingga tidak boleh diterapkan. Bahkan ada UU nya maka pembatasan harus dikuburkan, pembatasan menyebabkan masyarakat digiring ke pertamax sehingga nanti akan menjadi tergantung minyak impor dimana butuh pengawasan yang ribet," ujar Pengamat Perminyakan Kurtubi yang dihubungi wartawan di Jakarta Rabu (15/2/2012).

Dia juga menambahkan bahwa kebijakan ini tidak jelas dimana akan menimbulkan masalah baru, karena tidak ada Perpres bisa membatalkan UU. "UU nya dibuat dulu. Opsi pembatasan aja dihilangkan," ungkapnya.

Menurutnya Peraturan Presiden Nomor 15 tahun 2012 mengenai harga jual eceran BBM bersubsidi masih kurang tegas karena ada peluang untuk menaikkan harga dan ada pembatasan. "Tapi kenaikan harga itu butuh UU APBNP, hal tersebut tidak bisa diatur dalam Perpres," tegasnya.

Kurtubi melanjutkan rencana kenaikan harga tidak bisa dipakai di dalam Perpres seharusnya Undang-undang dulu baru keluarkan Perpres. "Kalau UU sudah jadi baru keluarkan Perpres. Hirarki perundangannya itu harus diperhatikan," lanjutnya.

Lebih lanjut dirinya menambahkan kenaikan harga tidak akan berlaku bila tidak menggunakan skema APBN-P, jika dipaksakan akan ada penggulingan presiden. "Tak bisa berlaku kalau APBN-P tidak dirubah, jika pemerintah memaksakan kehendaknya menaikkan harga ada resiko impeachment," pungkasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
1 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
4 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
13 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
13 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
13 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
14 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved