271 orang rebutan posisi Dewan Komisioner OJK

Rabu, 15 Februari 2012 - 14:53 WIB
271 orang rebutan posisi...
271 orang rebutan posisi Dewan Komisioner OJK
A A A


Sindonews.com - 271 calon pendaftar yang terdata untuk menjadi Dewan Komioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan sebuah tanda bahwa banyak mata yang ingin terjun ke dunia tantangan baru dalam era baru industri keuangan.

Menurut Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) Nurhaida, transisi industri pasar modal ke era industri keuangan sangat penting untuk dicermati, maka dari itu OJK sebagai penjawab sistem industri keuangan yang berkembang harus dapat menciptakan dunia keuangan yang kondusif dan teratur.

"Latar belakang pendirian OJK adalah untuk menjawab sistem industri keuangan yang berkembang yang memang bertujuan untuk membuat dunianya teratur, transparan, dan yang paling penting adalah terciptanya perlindungan konsumen secara menyeluruh," ungkapnya saat menjadi pembicara pada acara Diskusi Interaktif "Industri Keuangan di Era Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Hotel Premier Santika, Slipi, Jakarta, Rabu (15/2/2012).

Nurhaida menambahkan, secara fondasi Bapepam selaku pengatur industri pasar modal sudah menyiapkan secara rinci mengenai hal-hal yang dapat dilaksankan OJK untuk memulai, mengingat masa transisi yang tidak lama lagi akan berakhir.

"Bapepam berharap nantinya kepada OJK untuk melaksanakan tugas dengan baik, karena sebenarnya perangkat sudah disiapkan Bapepam, bisa infrastruktur yang sudah ada dan beberapa aturan yang juga sudah ada khususnya untuk industri pasar modal," jelasnya.

Sedikit mengungkit kembali mengenai fungsi OJK yang akan dilaksanakan per 1 Januari 2014 ini, wanita pertama sebagai ketua Bapepam LK tersebut menjelaskan bahwa dua fungsi utama yang akan dijalankan OJK adalah fungsi pengawasan dan fungsi pengaturan.

"Fungsi pengawasan dan fungsi pengaturan adalah dua hal yang akan dilakukan OJK, dan ruang lingkupnya akan mencakup wilayah perbankan, kemudian pasar modal serta lembaga nonbank, di mana walaupun bukan bank, tapi melakukan aktivitas seperti perbankan," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
1 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
1 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
2 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
3 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
4 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
5 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved