Hanya 22% koperasi di Jabar dinyatakan sehat
Senin, 20 Februari 2012 - 11:08 WIB
Hanya 22% koperasi di Jabar dinyatakan sehat
A
A
A
Sindonews.com – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan, dari 23.843 unit koperasi di Jawa Barat, hanya 22,22 persen atau 5.100 unit yang dinyatakan sehat.
Namun, keberadaan koperasi tetap memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sektor usaha riil. ”Buktinya, jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terbantu oleh koperasi. Pertumbuhannya mencapai 8,7 juta unit atau 99,98% dari total pelaku usaha di Jawa Barat,” kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.
Dia menyebutkan, keberadaan UMKM ini mampu berkontribusi secara signifikan terhadap produk domestik regionalbruto( PDRB) Jawa Barat, yang mencapai lebih dari 60 persen. ”Capaian ini menjadi motivasi bagi segenap stakeholders pembangunan Jawa Barat untuk menjadikan koperasi sebagai motor penggerak pembangunan perekonomian,” tegas Heryawan.
Karena itu, lanjut dia, kerja keras para pemangku kepentingan pembangunan koperasi di Jawa Barat itulah yang membuat Jawa Barat bisa meraih dua penghargaan dari Presiden RI.
Namun, keberadaan koperasi tetap memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sektor usaha riil. ”Buktinya, jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terbantu oleh koperasi. Pertumbuhannya mencapai 8,7 juta unit atau 99,98% dari total pelaku usaha di Jawa Barat,” kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.
Dia menyebutkan, keberadaan UMKM ini mampu berkontribusi secara signifikan terhadap produk domestik regionalbruto( PDRB) Jawa Barat, yang mencapai lebih dari 60 persen. ”Capaian ini menjadi motivasi bagi segenap stakeholders pembangunan Jawa Barat untuk menjadikan koperasi sebagai motor penggerak pembangunan perekonomian,” tegas Heryawan.
Karena itu, lanjut dia, kerja keras para pemangku kepentingan pembangunan koperasi di Jawa Barat itulah yang membuat Jawa Barat bisa meraih dua penghargaan dari Presiden RI.
()