Holding BUMN farmasi belum temui titik cerah

Senin, 20 Februari 2012 - 13:14 WIB
Holding BUMN farmasi...
Holding BUMN farmasi belum temui titik cerah
A A A
Sindonews.com - Pembentukan holding badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di sektor farmasi yang sebelumnya dijadwalkan selesai pada bulan Juni tahun 2012, masih terbentur beberapa kendala sehingga tidak memperlihatkan titik cerah sampai dengan hari ini.

“Kendalanya BUMN ini tercatat di bursa dan menjadi perusahaan publik. Sehingga tidak mudah untuk holding, berbeda dengan perkebunan. Kita juga melihat korporasi kedua perusahaan tersebut. Kimia Farma untuk right issue dan Indofarma lebih kuasai reorganisasi,” ucap Deputi Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Kementerian BUMN, Pandu Djajanto saat dihubungi Sindonews, di Jakarta, Senin (20/2/2012).

Kinerja kedua perusahaan BUMN tersebut disampaikan Pandu menjadi patokan yang nantinya dapat membantu penyelesaian, walaupun dimungkinkan mundur sampai dengan akhir semester kedua.

“Tapi, nanti juga bisa saling akuisisi dan bisa karena melihat kinerja kedua BUMN tersebut untuk patokannya. Kita harapkan targetnya holding akhir semester dua atau paling lambat kuartal ketiga. Diharapkan demikian,” jelasnya.

Disinggung sedikit mengenai nilai aset terhadap dua perusahaan itu nantinya belum bisa dikatakan oleh Pandu, termasuk dengan nominal terkait lainnya.

“Nilai aset dan berapa efisiensi nanti dalam regrouping atau holding ini, saya tidak bisa bicara,” pungkasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
5 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
47 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Infografis
Presiden Trump: Zelensky...
Presiden Trump: Zelensky Belum Siap untuk Perdamaian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved