Wapres yakinkan PNPM Mandiri lanjut terus
Selasa, 21 Februari 2012 - 11:30 WIB
Wapres yakinkan PNPM Mandiri lanjut terus
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Presiden Boediono meyakinkan jika Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM Mandiri) akan terus dilakukan di sisa masa pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II (KIB II) ini.
"(PNPM Mandiri) ini akan diteruskan. Ada suara-suara (program ini) mau dikurangi, tapi kemarin pak presiden sudah putuskan selama pemerintahan di KIB II, akan kita teruskan dan tingkatkan setidaknya sampai pemerintahan kita berakhir di 2014. Itu karena program ini baik, bukan hanya fisik tetapi juga pembentukan semangat demokrasi dan gotong royong," ungkap Boediono dalam sambutannya di acara Temu Wicara terkait PNPM Mandiri, Blitar, Selasa (21/2/2012).
Menurut Boediono, PNPM Mandiri adalah salah satu program andalan pemerintah untuk mengurangi kemiskinan dan menaikkan kesejahteraan. Salah satu keberhasilan program ini, adalah karena dilakukan dengan kerja sama dan inisiatif penuh masyarakat sehingga program ini berhasil di semua daerah yang dikunjungi.
"Bank-bank juga akan kita dukung untuk menjemput bola, kalau ada yang sudah dari sekadar PNPM, akan bisa kita kembangkan untuk lebih dari sekedar SPP," lanjut dia.
Selain program PNPM Mandiri ini, Boediono bersama jajaran KIB II juga akan memfokuskan pada program kesehatan dan pendidikan.
"Kesehatan dan pendidikan akan menjadi prioritas karena sasarannya manusia, bahkan lebih tajam lagi generasi muda. Generasi ini harus lebih baik dari generasi sekarang, kita harus menyiapkan generasi yang lebih baik karena generasi yang mengganti harus lebih baik dari sebelumnya. Untuk itu, kuncinya dua, kesehatan dan pendidikan," tandas Boediono.
Menanggapi hal ini, dan juga pertanyaan kader PNPM, Direktur UMKM BRI Djarot Kusumayakti yang turut hadir di tempat acara tersebut menanggapi arahan Boediono ini. "Kami siap menyalurkan berbagai program, mulai dari PNPM, KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan program PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan)," tambah Djarot.
"(PNPM Mandiri) ini akan diteruskan. Ada suara-suara (program ini) mau dikurangi, tapi kemarin pak presiden sudah putuskan selama pemerintahan di KIB II, akan kita teruskan dan tingkatkan setidaknya sampai pemerintahan kita berakhir di 2014. Itu karena program ini baik, bukan hanya fisik tetapi juga pembentukan semangat demokrasi dan gotong royong," ungkap Boediono dalam sambutannya di acara Temu Wicara terkait PNPM Mandiri, Blitar, Selasa (21/2/2012).
Menurut Boediono, PNPM Mandiri adalah salah satu program andalan pemerintah untuk mengurangi kemiskinan dan menaikkan kesejahteraan. Salah satu keberhasilan program ini, adalah karena dilakukan dengan kerja sama dan inisiatif penuh masyarakat sehingga program ini berhasil di semua daerah yang dikunjungi.
"Bank-bank juga akan kita dukung untuk menjemput bola, kalau ada yang sudah dari sekadar PNPM, akan bisa kita kembangkan untuk lebih dari sekedar SPP," lanjut dia.
Selain program PNPM Mandiri ini, Boediono bersama jajaran KIB II juga akan memfokuskan pada program kesehatan dan pendidikan.
"Kesehatan dan pendidikan akan menjadi prioritas karena sasarannya manusia, bahkan lebih tajam lagi generasi muda. Generasi ini harus lebih baik dari generasi sekarang, kita harus menyiapkan generasi yang lebih baik karena generasi yang mengganti harus lebih baik dari sebelumnya. Untuk itu, kuncinya dua, kesehatan dan pendidikan," tandas Boediono.
Menanggapi hal ini, dan juga pertanyaan kader PNPM, Direktur UMKM BRI Djarot Kusumayakti yang turut hadir di tempat acara tersebut menanggapi arahan Boediono ini. "Kami siap menyalurkan berbagai program, mulai dari PNPM, KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan program PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan)," tambah Djarot.
()