Investor Rusia minati KA lintas Sulawesi

Selasa, 21 Februari 2012 - 12:11 WIB
Investor Rusia minati...
Investor Rusia minati KA lintas Sulawesi
A A A
Sindonews.com - Pembangunan jaringan rel kereta api lintas Sulawesi, diminati investor asal Rusia. Inveestor asal negeri Beruang Merah ini menyatakan berminat menanamkan modalnya dalam proyek ini. Tahap awal, rel KA ini akan dibangun dari Makassar ke Kota Parepare.

Kepala Bagian Promosi Badan Koordinator Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulawesi Selatan (Sulsel) Sukarniaty Kondolele mengungkapkan, ketertarikan Rusia tersebut dikarenakan jalur kereta api Makassar-Parepare nantinya dirancang bukan hanya untuk angkutan penumpang, melainkan angkutan kargo.

Apalagi, jalur tersebut melalui beberapa kabupaten yang dikenal sebagai sentra penghasil komoditi di Sulsel. “Sekarang ini, Rusia sangat gencar berinvestasi khususnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Inilah yang akan kita manfaatkan nantinya,” bebernya.

Rencananya, pertemuan untuk membahas ketertarikan investor Rusia pada proyek kereta api lintas Sulawesi akan dilakukan di Jakarta, Februari ini. Dalam pertemuan yang difasilitasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tersebut juga akan dihadiri beberapa provinsi di Kawasan Timur Indonesia.

”Kita sudah melakukan rapat di Jakarta tentang pertemuan tersebut. Kita di Sulsel selain menawarkan proyek kereta api, kita juga akan menawarkan industri pengolahan kepada mereka (investor Rusia),” ungkapnya.

Dia mengaku, Rusia sangat serius untuk ikut berpartisipasi dalam hal perkeretaapian di Sulawesi. Oleh karena itu, forum bisnis tersebut direncanakan akan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel Irman Yasin Limpo mengatakan, pertemuan dengan investor Rusia nantinya akan ditindaklanjuti dengan kunjungan pengusaha Rusia ke Makassar pada April 2012 mendatang.

“Kedatangan investor ini difasilitasi oleh pemerintah pusat dan kita harus maksimalkan. Apalagi, jalur kereta api sangat kita butuhkan untuk mengatasi lalu lintas yang kian padat,” ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel.

Akhir Januari lalu, investor asal Rusia tersebut juga melakukan penandatangan memorandum of understanding (MoU) dengan Pemprov Kalimantan Timur terkait rencana investasi senilai Rp16 triliun untuk perkeretaapian.

Khusus Sulsel, jalur kereta api akan dimulai dari Kota Makassar, Kab Maros, Pangkep, Barru, hingga Kota Parepare, yang memiliki panjang 128 kilometer.

Jalur ini ini nantinya akan dikoneksikan dengan jalur kereta api yang membelah pulau Sulawesi bagian selatan hingga utara sepanjang 2.000 kilometer, sebagai pengembangan Koridor Sulawesi dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). (ank)


()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
1 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
2 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
2 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
3 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
3 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
4 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved