Pemerintah inginkan royalti Freeport diatas 3%

Selasa, 21 Februari 2012 - 20:03 WIB
Pemerintah inginkan...
Pemerintah inginkan royalti Freeport diatas 3%
A A A
Sindonews.com - Pemerintah menuturkan royalti yang diberikan oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) harus di atas tiga persen. Hal ini dirasa pemerintah royalti sebesar satu persen yang diberikan PTFI sebelumnya terlalu kecil.

"Sudah diatur hal tersebut tiga persen lebih, sekarang hanya satu persen. Jadi pasti tidak mungkin di bawah tiga persen, tapi saya tidak bisa bicara berapanya, yang pasti di atas tiga persen," ucap Menteri Perekonomian Hatta Rajasa kala ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (21/2/2012).

Sesuai instruksi presiden, royalti yang diberikan perusahaan tambang setelah dilakukan renegoisasi minimal tiga persen. Maka dari itu, pemerintah menginginkan perusahaan tambang emas terbesar di Indonesia tersebut nantinya memberikan royalti lebih dari batas minimum tersebut.

Selain itu, dia juga menegaskan mengenai kontrak karya Freeport ini dirinya akan turun langsung dalam melakukan renegoisasi ini. Pemerintah pun saat ini sedang mengkaji renegoisasi tersebut agar hasilnya tidak merugikan kedua belah pihak.

"Nanti saya yang akan berunding, Freeport sudah menyatakan kesediaannya, kita sedang ingin mau berunding. Jangan saya ceritakan dulu. Intinya harus sebesar-besarnya demi kepentingan bangsa dan negara, tentu dengan semangat win-win solution, baik perusahaan dan negara. Jadi masyarakat ikut bekerja, pajaknya baik, royaltinya baik," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menyampaikan, bahwa PT Freport telah menyatakan keinginannya untuk melakukan renegosiasi terkait dengan kontraknya selama ini di Indonesia.

"Sudah ada keinginan untuk berunding dan Nantinya akan ada enam unsur yang akan dibahas mulai dari Royalti, Divestasi, luas wilayah, jasa, pengolahan, dan penerimaan pajak," pungkasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
20 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
53 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
2 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved