PT Pos Indonesia patok laba Rp182 M

Senin, 27 Februari 2012 - 12:54 WIB
PT Pos Indonesia patok...
PT Pos Indonesia patok laba Rp182 M
A A A


Sindonews.com - Tahun ini PT Pos Indonesia mematok target laba Rp182 miliar. Target tersebut, dinilai sangat realistis dan diprediksi mudah untuk dicapai.

Direktur Utama (Dirut) PT Pos Indonesia I Ketut Wardjana menyatakan, target sebesar itu sangat realistis bila dilihat dari kondisi saat ini. "Kami mematok target laba Rp182 miliar. Itu cukup besar, tapi juga sangat realistis," ujarnya di sela-sela serap aspirasi di Kabupaten Sumenep, Senin (27/2/2012).

Ketut menjelaskan, bila mengacu pada hasil tahun 2011, dengan perolehan laba hingga Rp150,6 miliar, target sebesar itu sangat mungkin terlampaui selama satu tahun ke depan.

Apalagi, pelayanan dari PT Pos Indonesia sangat diminanti oleh masyarakat. Setidaknya, ada beberapa fasilitas pelayanan yang diminati, hingga membuat laba bertambah. "Keuntungan terbanyak kami peroleh dari jasa keuangan, seperti bayar listrik dan kerja sama dengan finance," terang Ketut.

Dia menambahkan, kondisi PT Pos Indonesia saat ini sudah sangat bisa dibanggakan, minimal sudah bisa mencetak dan menyumbang laba yang cukup besar. Itu berbeda dengan sebelumnya, periode tahun 2003-2008 yang mengalami kerugian cukup besar. Untuk kerugian terbesar, dialami tahun 2004 hingga sebesar Rp236 miliar dan tahun 2005 alami rugi Rp146 miliar. "Bahkan untuk tahun 2003, kami pernah tidak bisa membayar gaji pegawai. Berbeda dengan sekarang, sudah mulai untung," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Devisi Regional VII Jawa Timur, Junaidi, menyatakan sudah menyiapkan berbagai terobosan untuk bisa memenuhi target tersebut. Salah satunya dengan membuka layanan kantor pos 24 jam. "Layanan 24 jam itu sudah kami mulai, di bandara Juanda. Ke depan, akan ada tambahan lagi yang buka 24 jam," ucapnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
19 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
56 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved