Renegosiasi, NNT minta aturan diperjelas

Selasa, 28 Februari 2012 - 09:09 WIB
Renegosiasi, NNT minta...
Renegosiasi, NNT minta aturan diperjelas
A A A
Sindonews.com - PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) meminta kejelasan terhadap aturan pemerintah terkait dengan rencana renegoisasi. Pasalnya pihak NNT menilai banyaknya aturan yang belum jelas dan cenderung tumpang tindih.

"Itu harus ditelusuri, kewajiban kita jangan hanya dilihat dari satu item saja, yaitu royalti. Inikan (royalti) hanya satu item dari berbagai kewajiban. Di negara manapun, tidak hanya royalti yang dilihat, tetapi juga yang lain," ungkap Direktur Utama NNT Martiono ditemui dalam acara Morning Coffee di kantor Dirjen Minerba ESDM, Jakarta, Selasa (28/2/2012).

Menurut Martiono, semua perusahaan tambang yang beroperasi di seluruh dunia, harus berorientasi jangka panjang bagi bisnisnya. Karena itu, kejelasan aturan yang diberlakukan pemerintah bagi keberlangsungan usaha tambang sangat diperlukan.

"Ini kejelasan aturan yang paling penting karena aturannya masih tumpang tindih. Waktu dulu kita kontrak dengan pemerintah pusat tahun 1998, itu banyak masalah, banyak yang enggak sinkron. Kewajiban kita (ke pemerintah) harus dilihat, tidak hanya royalti saja, tetapi ada yang lain dan itu besar," lanjut dia.

Namun, Martiono juga kembali menegaskan bahwa inti dari renegoisasi, sesuai dengan undang-undang adalah adanya kesepakatan dengan kedua belah pihak. "Kalau tidak sesuai dengan UU, ini melanggar pasal yang mana. Kita inginnya perundingan, dan itu adalah kesepakatan dengan kedua belah pihak," tandas dia.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
3 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
17 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
54 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved