Diforsir perjalanan Solo-Jakarta, Esemka wajar gagal

Jum'at, 02 Maret 2012 - 11:09 WIB
Diforsir perjalanan...
Diforsir perjalanan Solo-Jakarta, Esemka wajar gagal
A A A
Sindonews.com - Kegagalan uji emisi mobil Esemka, diakibatkan salah satunya mengenai kandungan gas buang yang melebihi ambang batas, Direktur Pengembangan Operasional Solo Technopark (STP) Gampang Sarwono menyikapinya wajar.

"Hal ini wajar karena mesin mobil telanjur diforsir bekerja tanpa henti Solo-Jakarta sebelum menjalani uji emisi. Dia memprediksi perbaikan mobil antara 1-2 pekan," ucapnya kemarin

Dia juga menambahkan adapun penambahan converter perlu dianalisa mengenai ongkos produksi mobil dan pemasarannya. Saat ini tanpa catalystic converter, harga Esemka Rajawali jenis SUV Rp95 juta. Jika ditambah peralatan itu maka harga jualnya bisa menyentuh Rp100 juta lebih. Selain itu, gampang menduga terjadi reaksi kimia yang menyebabkan produksi gas buang berlebih. Hal ini tidak diprediksikan sebelumnya.

”Kami isi BBM jenis pertamax saat berangkat. Namun ketika akan diuji harus ber-BBM terstandar, yakni pertamax plus. Bisa jadi berpengaruh dan menyebabkan residu. Tapi untuk bisa mengetahuinya, kami masih menunggu data konkret hasil uji emisi kemarin,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa Erzi Agson Gani berencana menganalisa secara pribadi kendati uji emisi telah dinyatakan di atas ambang batas.

Dari situ akan terlihat apakah ada peningkatan performa mobil sejak terakhir kali diuji 2010 lalu. Erzi meminta tim Esemka tidak lantas patah semangat. ”Mengutip kata pak Rudy (Wakil Wali Kota Solo), yang jelas saya yakin mobil Esemka bukan odong-odong,” lanjut dia.

Dia mengatakan, imej mobil Esemka layak menjadi brand mobil buatan anak negeri. Dalam hal ini, BPPT siap mendampingi mobil Esemka supaya memenuhi standar kelayakan. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
10 menit yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
42 menit yang lalu
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
1 jam yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
1 jam yang lalu
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
2 jam yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
2 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved