Pemprov Sulselbar siap antisipasi penimbunan

Jum'at, 02 Maret 2012 - 16:44 WIB
Pemprov Sulselbar siap...
Pemprov Sulselbar siap antisipasi penimbunan
A A A


Sindonews.com
- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan strategi dalam upaya mengantisipasi dampak dari rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang rencananya akan dilaksanakan awal April 2012.

Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Sulselbar untuk melakukan pengawasan dan antisipasi penimbunan bahan pokok dan BBM.

Selain itu, pengawasan juga akan dilakukan terhadap barang beredar, termasuk label dan mengantisipasi barang yang sudah kadaluarsa di tengah masyarakat.

"Kami juga bekerjasama dengan kepolisian untuk melakukan pengawasan dan antisipasi penimbunan. Kalau ini terjadi, tentu sangat merugikan masyarakat, terlebih harga BBM akan naik," kata Agus di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Jumat (2/3/2012).

Mantan Ketua DPRD Sulsel ini menyebutkan, pengantisipasian tersebut diharapkan bisa memberikan dampak positif terhadap rencana kenaikan BBM.

Sehingga, tidak ada lagi pihak-pihak tidak bertanggungjawab yang mencoba memanfaatkan kesempatan kenaikan harga BBM ini demi keuntungan pribadinya. "Kita akan terus melakukan pengawasan. Utamanya gas elpiji yang kita awasi," bebernya kepada wartawan.

Saat disinggung mengenai dampak kenaikan harga BBM nantinya di Sulsel, Agus mengakui tidak bisa dihindarkan. Namun, kata dia, jika terus dibiarkan, maka tanggungan subsidi pemerintah terhadap BBM akan semakin membengkak.

Bahkan, kenaikan BBM bersubsidi tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada tingginya inflasi di Sulsel. Meski demikian, dia berharap dampak kenaikan BBM harus bisa dipercepat untuk normal kembali.

Pemprov, lanjut Agus, juga telah bekerjasama dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Daerah dan Dinas Pehubungan (Dishub) untuk melakukan pengkajian terhadap biaya transporasi umum.

"Pasti harga barang-barang ikut naik, termasuk biaya transportasi. Kita coba minta Dishub dan Organda untuk mengkaji kenaikan biaya transportasi, baik angkutan daerah maupun angkutan di perkotaan," jelas Agus.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel Irman Yasin Limpo, menjamin tidak akan ada kenaikan harga sembilan bahan pokok (Sembako) menjelang kenaikan harga BBM.

"Khusus barang-barang strategis lainnya kita pastikan aman. Kita tekankan juga, mulai dari tingkat agen hingga pengecer, jangan ada yang mempermainkan kuota sembako bagi masyarakat," jelasnya.

Dia pun meminta kepada seluruh instansi terkait di kabupaten/kota, untuk ikut melakukan pengawasan di wilayahnya masing-masing. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
33 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
43 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
59 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved