BUMN akan dirampingkan jadi 115

Jum'at, 02 Maret 2012 - 18:45 WIB
BUMN akan dirampingkan...
BUMN akan dirampingkan jadi 115
A A A
Sindonews.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan jumlah BUMN pada akhir tahun ini menjadi 115 BUMN. Jumlah itu menyusut sekitar 26 BUMN dibanding tahun lalu, yang mencapai 141 BUMN.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, pemegang saham seluruh BUMN tersebut menargetkan bisa mengurangi jumlah BUMN lantaran selama ini program perampingan dinilai kurang berhasil. "Dengan perampingan BUMN, jumlahnya akan lebih sedikit, tidak sulit mengaturnya dan bisa lebih fokus," kata dia di Jakarta, Jumat (2/3/2012).

Lebih lanjut Dahlan menjelaskan, dengan efektifnya pembentukan induk usaha (holding) BUMN perkebunan, maka jumlah BUMN akan berkurang 14 BUMN karena akan bergabung dalam satu holding. Holding BUMN perkebunan diharapkan bisa efektif pada bulan ini.

Menurut Deputi Menteri BUMN bidang Industri Primer Muhammad Zamkhani, efektifnya holding BUMN perkebunan hanya menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) terkait holding. "Hanya menunggu selesainya PP. Kami harapkan PP-nya keluar bulan ini," ujar Zamkhani.

Selain jumlah BUMN perkebunan yang akan berkurang, Dahlan menambahkan, BUMN kehutanan juga mengalami perampingan. Rencananya, enam BUMN kehutanan juga akan dibentuk holding BUMN kehutanan. Holding BUMN kehutanan diperkirakan terbentuk pada Mei tahun ini.

Di samping itu, Perum Damri dan Perum Perusahaan Pengangkutan Daerah (PPD), yang akan diakuisisi oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). "Kalau holding terbentuk, maka jumlah BUMN akan berkurang 21. Ditambah, akuisisi Damri dan PPD, berkurang dua. Kami targetkan jumlahnya tinggal 115 BUMN," tutur Dahlan.

Dengan demikian, jumlah BUMN pada dua tahun mendatang hanya tersisa 80 BUMN. Program perampingan BUMN, selain melalui pembentukan holding, melalui penggabungan (merger), akuisisi maupun likuidiasi. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved