Hatta Rajasa tak restui BBM naik bareng TDL

Minggu, 04 Maret 2012 - 13:05 WIB
Hatta Rajasa tak restui...
Hatta Rajasa tak restui BBM naik bareng TDL
A A A


Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan, dirinya tidak setuju jika kenaikan BBM berbarengan dengan kenaikan tarif dasar listrik (TDL).

"Prinsipnya pokoknya harus gradual, saya tidak setuju kalau kenaikannya (BBM dan TDL) sekaligus," tandas Hatta, usai Forum Sosialisasi dan Konsultasi Teknis Wirausaha: Pelatihan Dasar Birokrasi Ekspor-Impor di ITB, Bandung, Sabtu 3 Maret.

Kata politisi PAN ini, rencana kenaikan BBM April 2012. Mengenai kenaikan TDL, teknisnya perlu dibicarakan semua pihak, terutama dengan DPR. "Itu teknis yang harus dibicarakan, silahkan dibicarakan," ujarnya.

Intinya, lanjut Hatta, teknis kenaikan TDL harus dibicarakan dengan DPR. Dia menyarankan kenaikan TDL harus dilakukan secara gradual sehingga meringankan. "Jadi tidak memberatkan masyarakat dan pengusaha," katanya.

"Walaupun masyarakat pengguna listrik 450 watt engga dinaikan, tetap harus secara gradual. Pokoknya jangan bersamaan," tambahnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
15 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
44 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved