Kenaikan BBM beratkan nelayan

Selasa, 06 Maret 2012 - 18:39 WIB
Kenaikan BBM beratkan...
Kenaikan BBM beratkan nelayan
A A A
Sindonews.com - Kebijakan pemerintah pusat yang berencana menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada April 2012, dipastikan akan memberatkan penghasilan para nelayan di Sulawesi Selatan (Sulsel). Terlebih, anomali cuaca yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir telah mengakibatkan penghasilan nelayan ikan tangkap di daerah ini mengalami penurunan yang sangat drastis.

"Kalau kenaikan BBM ini diberlakukan, pasti dampaknya akan sangat besar ke nelayan. Apalagi dengan anomali cuaca yang seperti sekarang ini," ucap Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel Johannes Tango, Selasa (6/3/2012).

Johannes menyebutkan, kondisi nelayan juga diperparah dengan harga ikan tuna yang ada sekarang harganya menurun drastis. Jika dulu harga per ekornya mencapai Rp400.000, kini hanya Rp125.000 per ekornya.

Sementara dari segi modal yang dikeluarkan dalam sekali melaut, akan mengalami penambahan dengan naiknya harga BBM.

Dia menjelaskan, untuk kapal nelayan besar yang menggunakan mesin 50 PK, membutuhkan 10 liter solar dalam satu jam melaut. Sedangkan dalam per harinya, para nelayan membutuhkan 12 jam melaut.

"Bagaimana kalau mereka hanya mendapat satu basket ikan. Berapa keuntungan mereka? Sementara, itu ada beberapa nelayan di dalamnya. Tentu akan berpengaruh ke penghasilan mereka," bebernya.

Johannes pun berharap, kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut tidak diberlakukan khusus untuk nelayan kecil. Sehingga penghasilan mereka bisa bertambah.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang mengatakan, rencana kenaikan BBM dipastikan akan berdampak pada kenaikan harga bahan pokok dan biaya transportasi di daerah ini.

Sementara itu, total biaya produksi biaya perikanan di tahun 2012 ini, diprediksi mencapai lebih dari Rp1,3 triliun. Nilai pembiayaan tersebut sudah termasuk biaya produksi seperti penyediaan benih udang (benur), pakan dan pendukung produksi lainnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
15 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
46 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Potong Pajak Pembelian BBM 5%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved