Australia apresiasi penundaan karantina hortikultura

Jum'at, 09 Maret 2012 - 09:55 WIB
Australia apresiasi...
Australia apresiasi penundaan karantina hortikultura
A A A
Sindonews.com – Rencana pemerintah menunda penerapan pengaturan karantina hortikultura hingga enam bulan ke depan disambut baik Pemerintah Australia. Aturan tersebut berpotensi membatasi ekspor produk hortikultura Australia ke Indonesia.

”Indonesia sangat penting bagi eksportir hortikultura Australia,” kata Menteri Perdagangan dan Daya Saing Australia Craig Emerson dalam keterangan tertulisnya di Jakarta kemarin.

Dia mengatakan, rencana perubahan peraturan hortikultura Indonesia akan membatasi akses para eksportir Australia untuk mengirimkan produknya ke pelabuhan-pelabuhan di Indonesia, termasuk pelabuhan laut utama di Jakarta yaitu Tanjung Priok.

Emerson menambahkan, penundaan itu memberi kesempatan bagi pihaknya untuk bekerja sama dengan Indonesia demi memastikan bahwa eksportir Australia bisa memenuhi persyaratan untuk memasok produk hortikultura ke Indonesia.

Sementara, Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengatakan, penundaan tata niaga impor produk hortikultura, dilakukan karena banyaknya pemangku kepentingan yang menyatakan keprihatinan bila peraturan tersebut dilaksanakan saat ini.

”Tata niaga impor produk hortikultura akan diundur hingga jangka waktu enam bulan mendatang karena masih adanya perdebatan mengenai pelabuhan yang diperbolehkan menjadi akses masuk bagi berbagai produk hortikultura impor,”jelasnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
7 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
7 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
8 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
8 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
8 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
8 jam yang lalu
Infografis
Penyerang Timnas Indonesia...
Penyerang Timnas Indonesia Gabung Klub Australia Brisbane Roar FC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved