Penyatuan zona waktu untungkan bisnis

Selasa, 13 Maret 2012 - 08:43 WIB
Penyatuan zona waktu...
Penyatuan zona waktu untungkan bisnis
A A A
Sindonews.com – Rencana pemerintah menyatukan zona waktu mendapat tanggapan beragam. Namun, mayoritas mendukung kebijakan itu.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mendukung rencana pemerintah menyatukan satu zona waktu. Namun,Agus mengingatkan kebijakan tersebut mesti dikaji secara hatihati karena Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas. ”Indonesia yang sebegini luas dari Aceh sampai Merauke, mungkin kalau menggunakan satu zona waktu itu mesti dikaji secara hati-hati,” tutur Agus di Gedung DPR kemarin.

Mantan Dirut Bank Mandiri tersebut mengakui penerapan tiga zona waktu di beberapa wilayah kurang efektif dalam mendukung produktivitas, karena jam kerja yang kurang mendukung.

”Di Indonesia barat, khususnya di daerah Sumatera Utara atau Sumatera Barat,jamnya adalah satu jam di belakang Singapura. Istilahnya seperti kita kurang agresif menjaga produktivitas,”tandasnya. Diketahui, pemerintah berencana menggunakan satu zona waktu Indonesia. Selama ini, zona waktu di Indonesia dibagi tiga, yakni Waktu Indonesia Barat (WIB),Waktu Indonesia Tengah (Wita), dan Waktu Indonesia Timur (WIT). Zona waktuyangnantidipakaiadalah GMT+8 atau Wita. Dengan demikian, nantinya WIB dan WIT tidak lagi digunakan.

Kebijakan satu waktu ditargetkan mulai berlaku per 17 Agustus 2012. Gubernur BI Darmin Nasution menilai ide penyatuan zona waktu sifatnya baik.Yang paling terlihat dampaknya, kata dia,adalah pasar modal.”Kalau nanti jadi satu,barangkali transaksi cost-nya dan macam-macamnya akan jauh lebih murah. Kita baru melakukan kajian, tapi idenya sendiri bagus,”ujarnya.

Rencana pemerintah menggunakan satu zona waktu ditanggapi positif industri pasar modal. Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengatakan, jika rencana tersebut benar-benar direalisasikan, jam perdagangan bursa Indonesia akan sama dengan sejumlah pasar modal utama di Asia, seperti Hong Kong,Kuala Lumpur, dan Singapura.

”Secara geografis menjadi sama. Ini tentu menguntungkan pasar modal kita,”jelasnya saat dihubungi Sindo. BEI sendiri telah mengkaji rencana memajukan jam perdagangan agar bisa sama dengan sejumlah pasar modal utama Asia. Langkah itu dilakukan agar bisa meningkatkan posisi tawar bagi investor, yang juga melakukan transaksi di pasar modal regional. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengapresiasi rencana pemerintah menyatukan tiga zona waktu di Indonesia.

”Dengan satu zona dan asumsinya kalau waktu di Papua sampai Jakarta sama, ya minimal komunikasi tidak usah menunggu besok.Karena itu, jika dengan satu zona maka dari segi ekonomi penyatuan ini sangat menguntungkan,” kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung di Gedung DPR,Jakarta, kemarin.

Menteri Agama Suryadharma Ali mempersilakan pihakpihak yang berkompeten untuk memutuskan bagaimana yang terbaik dalam pengaturan zona waktu. Dia memastikan bahwa pengaturan itu tidak akan memengaruhi waktu salat, sebab waktu salat patokannya posisi matahari, bukan jam.

”Itu tujuannya kan untuk bisnis,”tuturnya. Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carriers Association (INACA) atau Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia Tengku Burhanuddin meminta pemerintah mempertimbangkan kembali wacana penyatuan zona waktu.Ini karena belum memadainya infrastruktur pendukung di sebagian besar bandara di Indonesia.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
5 jam yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
5 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
6 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
6 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
7 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
7 jam yang lalu
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved