Langgar paten, Yahoo gugat Facebook

Selasa, 13 Maret 2012 - 12:03 WIB
Langgar paten, Yahoo...
Langgar paten, Yahoo gugat Facebook
A A A
Sindonews.com - Yahoo menggugat Facebook setelah mengklaim bahwa Facebook telah melanggar lebih dari 10 patennya. Gugatan terhadap Facebook itu mencakup metode dan sistem untuk iklan di web, dengan langkah tersebut maka ini akan menjadi pertempuran hukum besar pertama di antara perusahaan teknologi di media sosial.

Yahoo telah mengajukan gugatan di pengadilan federal di San Jose, California pada Senin 12 Maret 2012 lalu. Gugatan paten Yahoo tersebut mengikuti pengumuman dari rencana Initial Public Offering (IPO) Facebook, yang bisa mencapai nilai sekira USD100 miliar.

Langkah Yahoo akan menandai sebuah peningkatan utama dari perkara paten yang belakangan ini menyoroti smartphone, tablet, dan perusahaan teknologi seperti Apple Inc, Microsoft Corp dan Motorola Mobility Holdings Inc.

Sementara itu Facebook yang mengaku kecewa dengan tindakan Yahoo mengatakan, pihaknya mempelajari gugatan tersebut melalui media. “Kami kecewa terhadap Yahoo, mitra bisnis dari Facebook dan perusahaan yang secara substansial merasakan manfaat dari hubungannya dengan Facebook, telah memutuskan untuk mengambil jalan ke proses hukum,” ujar Thaw Jonathan, juru bicara Facebook seperti dilansir News Yahoo, Selasa (13/3/2012).

Sedangkan Yahoo yang mengakui permasalahan dengan Facebook masih belum terselesaikan, menyatakan bahwa mereka yakin akan memenangkan gugatan. “Sayangnya masalah dengan Facebook masih belum selesai dan kami terpaksa meminta ganti rugi di pengadilan federal,” jelas Yahoo.

Akhir bulan lalu, Yahoo mengatakan pihaknya mencari biaya lisensi untuk paten dari Facebook tapi ternyata perusahaan lain telah sepakat untuk menjalin perjanjian lisensi tersebut.

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, menurut ZDnet, performa Yahoo tidak terlihat terlalu baik belakangan ini dan kemungkinan solusi untuk mengatasinya adalah dengan melancarkan serangan ke Facebook. Tapi masalah dari rencana brilian itu adalah Facebook merupakan salah satu dari sedikit perusahaan yang menjaga 'hidup' Yahoo.

Yahoo sebagai salah satu perintis perusahaan web, telah mengalami penurunan pendapatan dalam beberapa tahun terakhir pada saat pesaingnya seperti Facebook dan Google berkembang pesat.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Gelar Konferensi Pers,...
Gelar Konferensi Pers, Anwar Usman Kembalii Langgar Etik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved