BUMN segera bentuk Perum ATS

Kamis, 15 Maret 2012 - 13:15 WIB
BUMN segera bentuk Perum...
BUMN segera bentuk Perum ATS
A A A
Sindonews.com - Kementerian BUMN berencana untuk membentuk sebuah Perusahaan Umum (Perum) yang akan menjadi dasar hukum pembentukan single Air Traffic System Provider (ATS). Adapun tujuan dari pembentukan untuk lebih mengamankan keselamatan penerbangan nasional.

Menteri BUMN Dahlan Iskan memaparkan bahwa sistem pengawasan penerbangan di Bandara Seokarno Hatta saat ini masih kurang. Ada 1.200 gerakan pesawat per hari dan saat ini gerakan peawat hanya bisa dilakukan 460 gerakan yang dikover oleh 700 ahli. Padahal, seharusnya dibutuhkan 1.500 ahli yang mengendalikan keselamatan penerbangan di Indonesia.

"Saat ini Indonesia juga masih menganut sistem double provider sehingga belum terintegrasi antara sistem pengawasan di bagian Barat dan Timur," ungkap Dahlan ketika dinemui wartawan di kantornya, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (15/3/2012).

Oleh karena itu, pekan kemarin, Dahlan bersama dengan Direktur Angkasa Pura (AP) I dan II, akademisi, dan juga ahli penerbangan berencana membuat sebuah Perum yang akan mengendalikan single ATS ini. Adapun sebagai langkah awal, AP I dan II, dikatakan Dahlan akan bersiap memisahkan semua aset, SDM, dan segala hal yang berkaitan dengannya untuk pembuatan Perum tersebut.

"Dalam satu minggu ini PP-nya akan terbentuk, jadi begitu PP-nya ada langsung siap. Tidak ada yang keberatan dengan adanya pembentukan organisasi baru ini, karena ini untuk kepentingan bersama, sifatnya nirlaba juga," lanjut dia.

Meskipun sudah siap, namun, dirinya belum bisa mengatakan nama perum tersebut. Yang pasti, di dalam perum ini, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub akan menjadi dewan pengawas. Dan dewan pengawas inilah yang akan menentukan direksinya.

"Pokoknya tugas Perum ini adalah memastikan bahwa Indonesia berdaulat di udara karena kita belum berdaulat di udara," tambah mantan Direktur Utama PLN ini.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
13 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
30 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Infografis
Trump Segera Bertemu...
Trump Segera Bertemu Putin untuk Rundingkan Akhir Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved