Navigasi udara RI dikuasai negara tetangga

Kamis, 15 Maret 2012 - 14:12 WIB
Navigasi udara RI dikuasai...
Navigasi udara RI dikuasai negara tetangga
A A A
Sindonews.com - Kedaulatan Indonesia di udara belum berdaulat penuh. Pasalnya, selama ini sistem navigasi udara Indonesia khususnya di daerah timur Indonesia masih dikuasai Singapura. Oleh karena itu, Dahlan kemudian berinisiatif membuat sistem jasa layanan penerbangan untuk membuat Indonesia akan berdaulat penuh di udara.

"Sekarang kontrolnya ada di negara tetangga, itu bukan salah negara tetangga. Dulu kita serahkan langsung ke mereka karena kita belum mampu. Jadi tujuan utama single Air Traffic System (ATS) ini memang membuat Indonesia berdaulat di udara," ujar Menteri BUMN Dahlan Iskan ketika menemui wartawan di kantornya, Jakarta, Kamis (15/3/2012).

Menurut Dahlan, saat ini sistem pengamanan di wilayah Indonesia seperti di Batam, Palembang, Medan, Pekanbaru, Pontianak, Bangka Belitung dikontrol oleh Singapura.

Karena itu Kementerian BUMN berencana untuk membentuk sebuah Perusahaan Umum (Perum) yang akan menjadi dasar hukum pembentukan single Air Traffic System Provider (ATS). Adapun tujuan dari pembentukan untuk lebih mengamankan keselamatan penerbangan nasional.

"Saat ini Indonesia juga masih menganut sistem double provider sehingga belum terintegrasi antara sistem pengawasan di bagian Barat dan Timur," ungkap Dahlan.

Mantan Direktur Utama PLN ini juga menegaskan pokok tugas Perum ini adalah memastikan bahwa Indonesia berdaulat di udara karena kita belum berdaulat di udara.

Sebagai informasi, dalam Keputusan Presiden nomor Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 1996 tentang Ratifikasi Perjanjian FIR (flight information region) dengan Singapura. Perjanjian ini mengatur sistem navigasi Timur di Indonesia dikuasai Singapura selama 15 tahun. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
5 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
5 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
5 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
6 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
6 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved