PLTS terangi Pulau Sebatik

Jum'at, 16 Maret 2012 - 11:38 WIB
PLTS terangi Pulau Sebatik
PLTS terangi Pulau Sebatik
A A A
Sindonews.com - Pulau Sebatik di Kalimantan Timur yang letaknya bersinggungan dengan Malaysia kini menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memenuhi kebutuhan listrik di pulau tersebut.

PLTS Sebatik berkapasitas 340 kilowatt peak (kWp) mampu mengurangi konsumsi pemakaian bahan bakar minyak (BBM) pembangkit listrik diesel hingga 16 ton per bulan atau setara dengan penghematan biaya operasional sebesar Rp200 juta per bulan. Investasi yang dikeluarkan oleh PT PLN (Persero) untuk pembangunan PLTS Sebatik sebesar Rp11,4 miliar.

Sebelumnya, sebanyak 3.244 pelanggan PLN di pulau Sebatik mendapat pasokan listrik dari PLTD Sei Nyamuk kapasitas 2.470 kilo Watt (kW) selama 24 jam. Dengan menggunakan konsep hibrida, PLTS Sebatik memasok listrik pada siang harinya, sedangkan pada malam hari genset memasok penuh listrik di Sebatik dengan beban puncak 1600 kW. "Hal ini dilakukan karena PLTS Sebatik belum menggunakan baterai sebagai penyimpan listrik," ungkap keterangan yang dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM di Jakarta, Jumat (16/3/2012).

PLTS Sebatik dibangun diatas lahan 5.000 meter persegi, berlokasi di desa Padaidi Kecamatan Sebatik Timur, Nunukan, Kalimantan Timur diresmikan pengoperasiannya akhir minggu lalu oleh Direktur Operasi Indonesia Timur Vickner Sinaga bersama pemerintah kabupaten Nunukan.

Desain dan pembangunan fisik PLTS Sebatik dilaksanakan oleh PT Surya Energi Indotama (SEI), anak perusahaan PT LEN Industri (Persero). PT SEI juga sudah menyelesaikan pembangunan PLTS di Lembata, NTT dan Miangas di Sulawesi Utara akhir tahun lalu, dan kembali mendapat kepercayaan dari PLN untuk lima pulau lainnya yg sedang dalam proses konstruksi termasuk Pulau Tioor dan Pulau Wonreli yang direncanakan operasi bulan April ini bersama delapan pulau lainnya di Maluku.

Selain itu, PLTS dibangun di pulau-pulau yg tersebar, di Papua, Papua Barat, Maluku Utara, NTB dan Sulawesi Selatan yg merupakan bagian dari Program PLTS di 100 pulau di wilayah timur Indonesia yang ditargetkan selesai pada Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2012.

Keberhasilan mengembangkan PLTS di sejumlah pulau yang banyak tersebar di wilayah timur Indonesia, tidak hanya menjadikan daerah-daerah kepulauan tadi terang benderang, tetapi dapat lebih mempercepat peningkatan ratio elektrifikasi, mengurangi ketergantungan pada BBM dan sekaligus dapat menggerakkan kehidupan perekonomian masyarakat setempat.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
1 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
2 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
2 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
2 jam yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
3 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved