Isolasi perbankan Iran makin ketat

Sabtu, 17 Maret 2012 - 10:55 WIB
Isolasi perbankan Iran...
Isolasi perbankan Iran makin ketat
A A A
Sindonews.com – Badan penanganan transaksi perbankan global (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication/ SWIFT) akan memblokir bank-bank Iran dari sistem perbankan global.

Hal tersebut guna menegakkan sanksi terhadap negara Republik Islam tersebut. SWIFT menyatakan, langkah itu juga akan mengisolasi Iran secara finansial. Pemblokiran tersebut untuk menghentikan aliran dana melalui saluran perbankan resmi di dalam dan luar negeri, ke Negeri Mullah tersebut.

“Hal itu secara otomatis akan menghantam industri minyak serta kemungkinan berdampak pada pengiriman uang bagi masyarakat Iran yang tinggal di luar negeri,”ujar SWIFT dalam pernyataan resminya yang dilansir BBC.

Badan pemegang sistem keuangan bersama tersebut menambahkan, pengetatan isolasi itu bisa dilakukan karena hampir semua transaksi perbankan harus melewati SWIFT.

Sekadar informasi, pemblokiran terhadap aktivitas lembaga finansial Iran dilakukan atas inisiatif Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa yang menuduh negara tersebut mengembangkan senjata nuklir. Teheran terus membantah tuduhan tersebut dan mengklaim bahwa program nuklir tersebut bersifat damai dan tidak mengancam.

Pekan lalu pemerintah Iran menyatakan pihaknya sepakat mengadakan pembicaraan dengan enam negara atas program nuklirnya. Namun, Iran tidak mengonfirmasi detail pertemuan tersebut. Anggota Komite Eksekutif Dewan Bisnis Iran sekaligus Direktur Pelaksana Jumbo Line Shipping Agency Morteza Masoumzadeh mengungkapkan, langkah SWIFT tersebut membuat negara-negara lain tidak mungkin melakukan bisnis dengan Teheran.

“Jika bank-bank Iran tidak dapat melakukan pembayaran dengan bank di seluruh dunia, maka akan menyebabkan terhentinya hubungan perbankan dan bisnis,” tuturnya.

CEO SWIFT Lazaro Campos mengutarakan, memutuskan hubungan antarbank merupakan langkah yang luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya.“ Hal itu merupakan dampak langsung dari aksi internasional dan multilateral guna meningkatkan sanksi keuangan terhadap Iran,”ungkapnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
4 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
4 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
5 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
5 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
5 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
5 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved