Kredit tanpa batas untuk PKL

Minggu, 18 Maret 2012 - 15:28 WIB
Kredit tanpa batas untuk...
Kredit tanpa batas untuk PKL
A A A


Sindonews.com - Kabar gembira bagi para pedagang kaki lima ( PKL) di Surabaya dan Jawa Timur. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jatim melirik pelaku usaha sektor informal itu sebagai penerima kredit atau debitur.

Sebagai anak perusahaan Bank Jatim, BPR Jatim siap mengucurkan nilai kredit tanpa batas (unlimited). Syarat mendapatkan pinjaman pun diperlunak. Besaran suku bunga yang ditawarkan juga kompetitif, efektif 12 persen per tahun.

”Besaran kredit yang disediakan sesuai kebutuhan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah. Termasuk PKL,” kata Direktur BPR Pemasaran BPR Jatim Subawi di sela pelantikan pengurus DPC Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) tingkat kecamatan se-Surabaya di Gedung Wanita Jalan Kalibokor, Sabtu 17 Maret 2012.

Menurut dia, dari 4,2 juta pelaku usaha mikro, termasuk PKL di Jatim, baru 30 persen yang bisa mengakses kredit perbankan. Sisanya, 70 persen lainnya belum tersentuh kredit, dan celakanya banyak di antaranya terjebak rentenir.

Plafon pagu pinjaman yang bisa diberikan, kata Subawi, antara Rp2 juta hingga Rp50 juta dan bahkan lebih. ”Untuk kredit bernilai kecil, tidak perlu agunan. Cukup dengan penjamin atau apalis kelompok pedagang. Jika pinjaman besar, baru diharuskan ada agunan. Bisa sertifikat hak milik (SHM) rumah dan lainnya,” paparnya.

Ketua DPP APKLI Ali Mahsun menambahkan, pihaknya selama ini berupaya mendorong PKL mengakses permodalan dengan bunga murah. ”Supaya pengajuan kredit mudah disetujui, APKLI menggandeng Primer Nasional Koperasi Bintang Lima di Jakarta sebagai apalis atau penjamin,” kata Ali yang juga Pembantu Rektor V Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, Jatim ini.

Supaya masing-masing kabupaten/kota bisa memberdayakan dan bukan penggusuran, pihaknya minta pengurus APKLI di daerah mengedepankan komunikasi dengan kepala daerah. Baik wali kota dan atau bupati. ”Perjanjian kerjasama harus dilakukan dengan pemerintah daerah. Yang juga perlu dilakukan menggandeng perusahaan yang bisa memberikan CSR (corporate social responsibility). Bisa berupa penataan dan pemberdayaan,” sarannya.

Kericuhan sempat mewarnai prosesi pelantikan pengurus DPC APKLI tingkat kecamatan se-Surabaya. Sejumlah pengurus tingkat kota memprotes Ketua DPD APKLI Surabaya Deki Sugeng. Deki dituding berjalan sendiri dan cenderung mengabaikan pengurus lainnya. Selain itu, Deki juga disebut-sebut bukan seorang pelaku usaha sektor informal, PKL.

Selain bukan warga Surabaya, Deki juga dinilai gagal mempertanggungjawabkan keuangan paguyuban pedagang di Pasar Pogot, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran. ”Kami sebagai pengurus DPD APKLI Surabaya tidak diundang dalam acara ini. Rapat persiapan dan sebagainya tidak pernah dilibatkan. Kami ini pengurus yang dikuatkan SK DPP,” kata Eko Sutrisno, Wakil Sekretaris DPD APKLI Surabaya.

Dicecar banyak pertanyaan, Deki tak bisa memberi penjelasan. Khawatir terjadi hal tak diinginkan, beberapa personel Polsekta Gubeng melerai mereka yang bersitegang. Tahu hal ini, Deki jalan ngeloyor dan menghilang dari kerumunan. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
58 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved