Garuda memantapkan diri lakukan kuasi reorganisasi
Rabu, 21 Maret 2012 - 20:59 WIB
Garuda memantapkan diri lakukan kuasi reorganisasi
A
A
A
Sindonews.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), pada tahun lalu saat melantai di bursa namun belum mampu mencetak keuntungan. Namun perseroan pelat merah ini terus berupaya untuk melakukan peningkatan positif pada tahun ini, bahkan Badan usaha milik negara (BUMN) penerbangan itu memantapkan melakukan kuasi reorganisasi pada Juli mendatang.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Emirsyah Satar menyatakan akan menyelesaikan kuasi reorganisasi pada semester kedua di Tahun 2012.
"Kita nanti akan mau kuasai reorganisasi, paling semester kedua saya rasa," ujarnya saat ditemui di Hotel Hyatt, Jakarta, Rabu (21/3/2012).
Hal terdekat yang akan dilakukan adalah menyelesaikan semua dokumen yang diserahkan secepatnya ke Bapepam-LK. "Sekarang kan kita sudah audit, kemudian nanti rooks, terus baru diserahkan ke Bapepam-LK. Tapi kan memang tahun ini belum ada karena secara aturannya tidak boleh. Kalau nanti mau bagi dividen, bagikan aja dividen untung, kalau pun nanti kita bagikan setelah kita kuasasi reorganisasi untuk laporan keuangan 2012," jelasnya.
Kuasi reorganisasi merupakan prosedur akuntansi yang mengatur perusahaan merestrukturisasi ekuitasnya dengan menghilangkan defisit dan menilai kembali seluruh aktiva dan kewajibannya. Ini dilakukan tanpa melalui reorganisasi secara hukum.
Maka dari itu diharapkan perusahaan bisa meneruskan usahanya secara lebih baik, seolah-olah seperti mulai dari awal yang baik (fresh start), dengan neraca yang menunjukkan nilai sekarang dan tanpa dibebani defisit.
Dalam pelaksanaan kuasi reorganisasi, emiten akan menempuh dua tahapan. Pertama, secara proporsional mengubah semua nilai nominal saham perseroan. Kedua, memperhitungkan serta menyatukan modal disetor tambahan yang saat ini masih terpisah.
PSAK No. 51 dan Peraturan Bapepam-LK Nomor IX.L.1 mensyaratkan, bahwa emiten hanya dapat melakukan kuasi reorganisasi jika perusahaan mengalami saldo laba negatif selama 3 (tiga) tahun berturut-turut dalam jumlah yang material, memiliki status kelancaran usaha dan memiliki prospek yang baik pada saat kuasi reorganisasi dilakukan, saldo laba setelah proses kuasi reorganisasi harus nol, dan memperoleh persetujuan RUPS. (ank)
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Emirsyah Satar menyatakan akan menyelesaikan kuasi reorganisasi pada semester kedua di Tahun 2012.
"Kita nanti akan mau kuasai reorganisasi, paling semester kedua saya rasa," ujarnya saat ditemui di Hotel Hyatt, Jakarta, Rabu (21/3/2012).
Hal terdekat yang akan dilakukan adalah menyelesaikan semua dokumen yang diserahkan secepatnya ke Bapepam-LK. "Sekarang kan kita sudah audit, kemudian nanti rooks, terus baru diserahkan ke Bapepam-LK. Tapi kan memang tahun ini belum ada karena secara aturannya tidak boleh. Kalau nanti mau bagi dividen, bagikan aja dividen untung, kalau pun nanti kita bagikan setelah kita kuasasi reorganisasi untuk laporan keuangan 2012," jelasnya.
Kuasi reorganisasi merupakan prosedur akuntansi yang mengatur perusahaan merestrukturisasi ekuitasnya dengan menghilangkan defisit dan menilai kembali seluruh aktiva dan kewajibannya. Ini dilakukan tanpa melalui reorganisasi secara hukum.
Maka dari itu diharapkan perusahaan bisa meneruskan usahanya secara lebih baik, seolah-olah seperti mulai dari awal yang baik (fresh start), dengan neraca yang menunjukkan nilai sekarang dan tanpa dibebani defisit.
Dalam pelaksanaan kuasi reorganisasi, emiten akan menempuh dua tahapan. Pertama, secara proporsional mengubah semua nilai nominal saham perseroan. Kedua, memperhitungkan serta menyatukan modal disetor tambahan yang saat ini masih terpisah.
PSAK No. 51 dan Peraturan Bapepam-LK Nomor IX.L.1 mensyaratkan, bahwa emiten hanya dapat melakukan kuasi reorganisasi jika perusahaan mengalami saldo laba negatif selama 3 (tiga) tahun berturut-turut dalam jumlah yang material, memiliki status kelancaran usaha dan memiliki prospek yang baik pada saat kuasi reorganisasi dilakukan, saldo laba setelah proses kuasi reorganisasi harus nol, dan memperoleh persetujuan RUPS. (ank)
()