Ekonomi kerakyatan makin digalakkan

Rabu, 28 Maret 2012 - 11:09 WIB
Ekonomi kerakyatan makin...
Ekonomi kerakyatan makin digalakkan
A A A
Sindonews.com – Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) yang segera diberlakukan pemerintah akan berdampak pada seluruh sektor perekonomian.

Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun mengatakan, dengan naiknya harga BBM akan mempengaruhi daya beli masyarakat yang menurun karena pendapatannya tidak sebanding dengan lonjakan harga barang hasil industri. Alex mengungkapkan, untuk mengatasi masalah tersebut, pengembangan ekonomi kerakyatan menjadi salah satu solusi dalam mengatasi dampak kenaikan harga BBM.

”Sudah jelas kenaikan BBM berdampak pada industri yang sangat tergantung energi (BBM dan listrik).Tapi yang harus kita fokuskan saat ini adalah pengembangan kompetensi industri yang digeluti rakyat,” ujar Alex, di Bandung, kemarin. Dia menekankan, setiap daerah perlu memberdayakan masyarakat dengan terlebih dahulu mengidentifikasi kompetensi inti industrinya.

Menurut dia, pengembangan industri konvensional dan kerakyatan harus berimbang. Sebab, industri besar hanya menguntungkan negara sedangkan industri kerakyatan akan menumbuhkan perekonomian. Dia menjelaskan, salah satu upaya pengembangan industri kerakyatan adalah pembudidayaan rumput laut. Komoditas ini tengah digalakkan di wilayah timur Indonesia yang memiliki perairan luas.”Rumput laut bisa menghasilkan sekitar 500 produk olahan,selain itu tempat pembudidayaannya strategis dan membutuhkan peralatan industri yang sederhana,” kata Alex.

Di samping itu, potensi garam rakyat sangat memprihatinkan untuk dioptimalisasi, mengingat kebutuhan garam mencapai tiga juta ton per tahun. Sementara,kata Alex,saat ini pemerintah hanya berkemampuan memproduksi garam 1,4 juta ton per tahun. Dia juga sempat menantang civitas akademika dari 640 perguruan tinggi di Jabar untuk mengidentifikasi kompetensi inti industrinya.

”Saya juga mengimbau kepada universitas yang ada di Jabar agar mencari potensi industri kerakyatan Jabar,”tegas Alex.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved