APBN makin tak pro rakyat

Rabu, 28 Maret 2012 - 11:13 WIB
APBN makin tak pro rakyat
APBN makin tak pro rakyat
A A A
Sindonews.com - Alasan pemerintah untuk menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada April mendatang, salah satunya adalah akibat dari membengkaknya subsidi BBM. Namun hal ini berbanding terbalik dengan alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang diperuntukkan untuk kesejahteraan rakyat semakin menurun.

Pengamat ekonomi Indef Ahmad Erani menilai, pertumbuhan APBN setiap tahunnya semakin menjauh dari upaya pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dilihat dari statistik, APBN periode 2004-2012 rata-rata tumbuh 19,05 persen dan belanja pemerintah pusat tumbuh 16,6 persen, tapi belanja pegawai tumbuh 19,6 persen dan belanja barang tumbuh 38 persen pada periode yang sama.

"Ini artinya ada politik fiskal yang selama ini hanya untuk menyantuni birokrasi, bukan kesejahteraan masyarakat," ungkap Ahmad dalam Konferensi Indef, di Hotel Millenium, Jakarta, Rabu (28/3/2012).

Maka dari itu, Ahmad menambahkan, jika selama ini pemerintah mengungkapkan kepada publik bahwa subsidi sebagian besar dinikmati oleh kelompok kaya menjadi tidak bermakna.

"Argumen subsidi sebagian besar dinikmati oleh kelompok kaya menjadi tidak bermakna, karena struktur APBN sendiri justru menunjukkan alokasi yang sedemikian besar untuk birokrasi,"jelasnya.

Selain itu, kondisi anggaran tersebut akan memfasilitasi para koruptor yang selama masih hidup di dunia birokrasi. "Kalau begini kan sama saja dengan memfasilitasi korupsi di birokrasi. Apalagi dengan anggaran yang sedemikian banyak," pungkasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
26 menit yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
32 menit yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
1 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved