Merpati tambah 8 Boeing 737 klasik

Jum'at, 30 Maret 2012 - 08:40 WIB
Merpati tambah 8 Boeing...
Merpati tambah 8 Boeing 737 klasik
A A A
Sindonews.com – PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) tahun ini merencanakan penambahan delapan pesawat berjenis Boeing 737 klasik sebagai upaya perusahaan untuk mengembangkan usaha.

Dengan tambahan delapan pesawat Boeing 737 klasik tersebut, hingga akhir tahun ini Merpati akan mengoperasikan 17 unit pesawat jet dengan jenis yang sama. Sebagai informasi, saat ini Merpati mengoperasikan sembilan unit Boeing 737 klasik yang terdiri atas dua Boeing 737-400, lima Boeing 737-300, satu Boeing 737-500, dan satu unit Boeing 737-200.

“Mulai akhir bulan depan kami akan mulai mendatangkan pesawat Boeing 737 klasik dengan seri 737-300, 737-400, dan 737-500, hingga akhir tahun pesawat jet yang dioperasikan Merpati berjumlah 17 unit armada,” kata Direktur Operasional Merpati Nusantara Airlines Asep Eka Nugraha seusai menghadiri jumpa pers HUT ke-50 Merpati Nusantara Airlines di Jakarta kemarin.

Menurut Asep, penambahan delapan armada pesawat jet ini telah terdapat dalam rencana kerja perseroan yang telah dibahas Kementerian BUMN sebelumnya. Dia optimistis dengan pesawat yang ada Merpati dapat mengangkut 5,5 juta penumpang hingga akhir tahun ini. “Dengan tambahan armada jet tersebut,Merpati menargetkan menerbangkan 5,5 juta orang,”tuturnya.

Selain mengoperasikan sembilan unit pesawat jet Boeing 737 klasik, maskapai badan usaha milik negara itu juga mengoperasikan 14 unit MA-60, dua CASA 212,dan tiga Twin Otter. Sekretaris Perusahaan Merpati Nusantara Airlines Imam Turidi mengatakan, perseroan telah menyiapkan investasi sekitar Rp52,5 miliar untuk memuluskan program retensi pelanggannya tahun ini.

“Kami menyiapkan anggaran sekitar 1,5 persen dari total target omzet tahun ini sekitar Rp3,5 triliun untuk program retensi. Ini bagian dari pemasaran strategis untuk bertahan di pasar,”paparnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
11 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
41 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved