Tarif angkutan umum diusul naik 35-50%

Jum'at, 30 Maret 2012 - 10:36 WIB
Tarif angkutan umum...
Tarif angkutan umum diusul naik 35-50%
A A A


Sindonews.com - Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) di Kota Palopo akan mengusulkan kenaikan tarif angkutan umum mulai 35 persen hingga 50 persen kepada Pemerintah Kota (Pemkot) setempat.

Usulan tersebut akan diperjuangkan jika Pemerintah Pusat resmi menetapkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) awal April 2012.

Ketua Organda Palopo Andi Awwam mengaku, rencana kenaikan tarif transportasi darat harus dilakukan jika harga BBM resmi ditetapkan. “Opsi kenaikan tarif angkutan yang kami tawarkan, antara 35 persen hingga 50 persen. Misalnya tarif Palopo-Belopa yang sekarang berlaku Rp10.000, harus naik menjadi Rp15.000 atau Rp17.500 per penumpang,” katanya, Kamis 29 Maret 2012.

Menanggapi itu, Wali Kota Palopo HPA Tenriadjeng meminta Organda tidak menaikkan tarif angkutan umum terlalu tinggi agar tidak terlalu membebani masyarakat.

“Jangan sampai kenaikan tarif angkutan terlalu membebani masyarakat yang sudah kesulitan dengan kenaikan harga BBM,” ujarnya kepada wartawan di rumah jabatannya.

Wali Kota juga meminta instansi terkait, khususnya Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo), menggelar pertemuan dengan Organda dan organisasi angkutan kota lainnya di Palopo. Pertemuan itu membahas rencana kenaikan tarif angkutan sebagai imbas kenaikan harga BBM.

“Sebaiknya pertemuan dengan pihak Organda dan elemen lainnya dilakukan sebelum 1 April, sebelum harga BBM ditetapkan Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Saat ini tarif dalam Kota Palopo masih cukup dijangkau masyarakat, misalnya tarif penumpang umum jurusan Terminal Palopo-Balandai (Perumnas) Rp3.000/penumpang umum dan Rp1.000/ pelajar. Sementara untuk tarif luar kota, misalnya Palopo-Masamba Rp15.000/penumpang, Palopo-Belopa Rp10.000/penumpang, dan Palopo-Malili Rp20.000/penumpang. Tarif itu di luar tarif khusus bagi pelajar, yakni rata-rata Rp5.000/ penumpang.

Terkait rencana pertemuan itu, Organda menyambutnya dengan positif. Mereka memang berharap rencana kenaikan tarif transportasi darat dibahas bersama antara pemerintah dan Organda. “Kami siap membicarakan masalah ini dengan Pemkot,” tandas Andi Awwam. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
29 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved