Perluasan Bandara Tanjung Pinang terus jalan

Minggu, 01 April 2012 - 18:54 WIB
Perluasan Bandara Tanjung...
Perluasan Bandara Tanjung Pinang terus jalan
A A A
Sindonews.com - PT Angkasa Pura II (Persero) mengatakan bila proses penyelesaian pengembangan terhadap Bandara Raja Haji Fisabilillah yang terletak di Kota Tanjung Pinang di Kepulauan Riau dan diharapkan mampu menampung satu juta penumpang per tahun masih tengah dilakukan.

Corporate Secretary PT Angkasa Pura II (Persero) Hari Cahyono melalui siaran persnya mengatakan, hal itu mengingat pergerakan penumpang melalui terminal lama yang berkapasitas 100 ribu penumpang per tahun tersebut telah mencapai 150 ribu penumpang per tahun.

"Pengembangan yang telah berjalan sejak 2010 tersebut meliputi antara lain dengan melakukan perluasan bangunan terminal penumpang dari 2.118 meter persegi menjadi 8.348 meter persegi," katanya, Minggu (1/4/2012).

Sementara untuk paket pekerjaan fisik bangunan terminal penyelesaiannya sudah mencapai 100 persen. Saat ini, proses pengerjaan memasuki tahap penyelesaian untuk bagian interior dan fasilitas penunjang lain.

Hari menambahkan, seiring dengan pesatnya pertumbuhan maskapai, manajemen Angkasa Pura II Bandara Raja Haji Fisabilillah dapat dijadikan home base oleh maskapai nasional.

"Ini sangat baik untuk memperluas daya jangkau airlines, guna mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan dengan mengoptimalisasikan potensi daerah yang ada," ujarnya.

Selain bangunan terminal dan penambahan rute baru, juga dilakukan perpanjangan landasan pacu (runway) dari 2.000x30 meter menjadi 2.250x30 meter yang dibiayai pemerintah melalui APBN dengan progress pengerjaan 100 persen.

Disusul kemudian dengan program perluasan apron dari 20.690 meter per segi menjadi 37.517 meter per segi, yang dibiayai AP II untuk pengerjaan desain dan APBN untuk pembangunan fisiknya.

Seperti diketahui, saat ini, Bandara Raja Haji Fisabilillah memfasilitasi sejumlah penerbangan ke berbagai tujuan yang dilayani oleh empat maskapai nasional, yaitu Batavia Air (Jakarta), Sriwijaya Air (Jakarta), Lion Air (Jakarta), serta Sky Aviation (Pekanbaru, Natuna, Matak, Melaka). (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
21 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved