BI belum terima laporan akuisisi Danamon

Senin, 02 April 2012 - 14:13 WIB
BI belum terima laporan...
BI belum terima laporan akuisisi Danamon
A A A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) mengaku belum melaporkan proses pembelian saham Bank Danamon dari Asia Financial Indonesia (AFI) oleh DBS Group Holding Ltd (DBS).

"Mengenai Danamon, sampai saat ini BI belum mendapat pemberitahuan dari Danamon soal rencana yang sudah muncul di media," demikian diungkapkan Kepala Biro Humas BI Difi A Johansyah dalam pesan singkatnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/4/2012).

Meskipun belum mendapat laporan dari Bank Danamon, Difi melanjutkan bahwa Bank Sentral akan melihat perubahan struktur pemegang saham Bank Danamon nantinya apakah tergolong perubahan pemegang saham biasa atau perubahan saham pengendali. Jika perubahan saham biasa, dilanjutkan Difi, hal ini bisa dilaporkan langsung ke Bank Indonesia dan kemudian BI akan melakukan fit and proper test.

"Tapi kalau perubahan saham mengubah saham pengendali maka prosesnya adalah bank tersebut mengumumkan ke publik dan diberi waktu sebulan sebelum dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Ini untuk memberi waktu kalau ada klaim dari publik. Setelah RUPS dan terjadi perubahan saham pengendali baru dilaporkan ke BI utk fit and proper test," tambah dia.

Sementara itu, CEO dan Direktur dari DBS Group Piyush Gupta dalam konferensi persnya terkait dengan proses pembelian saham ini, dia mengaku akan secepatnya melaporkan kepada pihak regulator.

DBS hari ini mengumumkan proses penjualan 67,37 persen saham Danamon di Asia Financial Indonesia (AFI) senilai Rp45,2 triliun. Dengan asumsi penawaran tender wajib akan diterima seluruhnya, nilai pengambilalihan sebesar Rp66,4 triliun atau 2,6 kali nilai buku konsolidasi Danamon.

Dari total pengambilalihan sebesar Rp45,2 triliun ini, akan dibayarkan kepada Fullerton Financial Holdings dalam bentuk saham baru yang dikeluarkan DBS dan sisanya sebesar Rp21,2 triliun dibayarkan tunai. Pembayaran tunai ini akan dibiayai dari kombinasi kas internal dan penerbitan surat utang senior di masa datang.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved