BBM batal naik, tak jamin sembako turun

Senin, 02 April 2012 - 14:51 WIB
BBM batal naik, tak...
BBM batal naik, tak jamin sembako turun
A A A
Sindonews.com - Meski kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi diundur hingga enam bulan mendatang, tetapi harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) belum tentu turun.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat Anggoro Dwitjahyono mengatakan, sebelumnya memang kenaikan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat termasuk transportasi sudah ada ancang-ancang kenaikan. Misalnya transportasi diusulkan naik 35 persen. Namun, pihaknya terus memonitor barang/jasa yang sudah dicanangkan naik itu.

"Kami monitor apakah akan benar akan naik atau tidak. Misalnya pada Mei 2008 ada penurunan harga BBM, tapi harga tidak turun besar. Mestinya kan BBM batal naik, harga turun lagi," tutur Anggoro, di Kantor BPS Jabar, Jalan Suci, Bandung, Senin (2/4/2012).

Pada awal April ini pihaknya memang belum bisa melihat perubahan harga akibat penundaan kenaikan BBM. Meskipun sudah ada ekspektasi pembentukan harga. Kemungkinan perubahan itu terjadi setelah April ini.

"Saya lihat posisinya masih wajar. Mulai hari ini kami terus lihat di bulan April ini," paparnya.

Menurut data BPS Jabar, pada Maret 2012 justru terjadi deflasi 0,02 persen. Deflasi atau penurunan harga terutama terjadi karena makanan, terutama beras.

Penurunan harga beras terjadi karena antara Maret hingga Mei nanti terkait dengan panen raya. Sehingga, setiap panen raya beras selalu mengalami deflasi.

"Saya pikir beras tidak akan turun. Tetapi ketika panen raya padi turun. Seharusnya kan ada peluang naik di April, tapi harga beras turun," tuturnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved