Harga gabah masih di bawah HPP

Selasa, 03 April 2012 - 09:43 WIB
Harga gabah masih di...
Harga gabah masih di bawah HPP
A A A
Sindonews.com – Meski harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) telah ditetapkan sebesar Rp3.300 per kg, namun masih ditemui harga gabah di bawah ketetapan HPP.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat masih menemukan harga jual GKP di bawah HPP. Kasus tersebut ditemukan di Kabupaten Cirebon dengan harga GKP terendah Rp3.000 per kg. Harga itu lebih rendah Rp300 per kg dari HPP GKP sebesar Rp3.300 per kg. ”Mudah-mudahan tidak terjadi di daerah lain di Jabar,” ujar Kepala Bidang Statistik dan Distribusi BPS Jabar Anggoro Dwitjahyono di kantor BPS Jabar, Kota Bandung, kemarin.

Menurut dia, harga jual gabah petani di bawah HPP mestinya tidak ditemukan lagi. Apalagi, baru-baru ini pemerintah telah menerbitkan Inpres No 3/2012 dan mulai berlaku sejak 27 Februari 2012, di mana harga GKP di tingkat petani dipatok Rp3.300 per kg dan Rp3.350 per kg GKP di tingkat penggilingan serta HPP gabah kering giling (GKG) Rp4.150 per kg di tingkat penggilingan.

BPS juga menemukan kasus harga gabah kualitas rendah. Tercatat ada sekitar 22 kasus (10,23 persen). Ke-22 kasus tersebut berada di Kabupaten Majalengka sebanyak 1 kasus, 2 kasus di Kabupaten Kuningan, 6 kasus di Kabupaten Bogor, dan 13 kasus di Kabupaten Sukabumi. ”Sementara untuk harga GKG relatif masih di batas HPP,” kata Anggoro.

BPS mencatat harga GKP tertinggi di tingkat petani dijumpai di Kabupaten Bandung sebesar Rp4.550 per kg. Rata-rata harga GKP di tingkat penggilingan di Jabar masih sebesar Rp4.913 per kg dan harga GKP rata-rata mencapai Rp3.785 per kg di tingkat penggilingan. Sementara itu, panen raya yang telah dimulai sejak awal Maret lalu menyumbang deflasi Jabar sebesar 0,02 persen. Deflasi terjadi di lima kota besar di Jabar kecuali Kota Bekasi. Kendati selama Maret, Jabar dibayang-bayangi kenaikan harga BBM bersubsidi, namun indeks harga konsumen masih mencatat deflasi.

”Beberapa komoditas yang memicu deflasi yaitu beras, daging ayam ras,telur ayam ras, tomat sayur, mentimun, tomat buah, kacang panjang,wortel, dan lainnya,” ujar Anggoro. Meski demikian,BPS mencatat inflasi pada sejumlah komoditas pokok seperti cabai merah, cabai rawit, bensin, semen, gula pasir, dan rokok.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
58 menit yang lalu
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
1 jam yang lalu
Danantara Janji Ajak...
Danantara Janji Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
3 jam yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
4 jam yang lalu
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
4 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Turbo...
Harga BBM Pertamax Turbo Naik per 1 Juni 2026, Dexlite dan Dex Turun
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved