BNI Denpasar diminta tahan sertifikat pemilik BKR

Rabu, 04 April 2012 - 18:54 WIB
BNI Denpasar diminta...
BNI Denpasar diminta tahan sertifikat pemilik BKR
A A A
Sindonews.com - Warga pemilik Bali Kuta Residence (BKR) meminta BNI Denpasar menahan sertifikat mereka agar tidak jatuh ke tangan kurator yang berencana melelang apartemen tersebut.

Sejumlah perwakilan pemilik unit BKR mendatangi kantor BNI Denpasar di Jalan Gatot Subroto, guna meminta kejelasan nasib sertifikat yang saat ini ditahan bank pemerintah tersebut.

Mereka resah, menyusul rencana lelang terhadap semua unit apartemen yang berlokasi di Jalan Majapahit, Kuta setelah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Tata Niaga Surabaya.

Apartemen yang dikelola PT Dwimas Andalan Bali saat ini dalam proses lelang, padahal ada 104 pemilik telah melunasi pembayaran pembelian unit apartemen sejak tiga tahun lalu namun ikut dilelang sehingga sangat merugikan mereka.

Semestinya lelang hanya dilakukan terhadap 89 unit apartemen yang telah dijadikan jaminan pihak pengelola ke BNI.

Keputusan mempailitkan dan melelang BKR, juga dinilai cacat hukum dan bentuk kesewenang-wenangan yang tak lepas dari praktek tidak terpuji dari oknum aparat dan pihak tertentu.

"Praktek semacam ini berdampak buruk terhadap iklim investasi di Bali, tidak ada kepastian hukum, keamanan dan kenyamanan dalam berinvestasi," tegas kuasa hukum perhimpunan pemilik unit BKR Agus Samijaya, Rabu (4/4/2012).

Agus juga menyayangkan sikap BNI yang tidak lebih dahulu melakukan verifikasi aset BKR yang telah dijaminkan oleh pengelola PT Dwimas Andalan Bali untuk mendapatkan kredit sehingga akhirnya dilelang.

Kepada para pemilik apartemen, pihak BNI Denpasar diwakili Manager Remedial Recovery Acta Suryadinata mengungkapkan bahwa sampai saat ini semua sertifikat masih berada di tangan BNI.

"Boleh dicatat, saya tegaskan semua sertifikat BKR tidak akan diberikan ke kurator, " tegas Acta.

Acta menegaskan dalam kasus ini, posisi BNI tidak ada kaitannya dengan proses lelang yang saat ini berlangsung.

Setelah mendapat jaminan bahwa 104 sertifikat pemilik apartemen semuanya aman, barulah mereka lega namun tetap meminta jaminan BNI agar tidak menyerahkan ke kurator untuk dilelang.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
2 menit yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
14 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
17 menit yang lalu
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
25 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
53 menit yang lalu
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
1 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Pemilik Cadangan...
5 Negara Pemilik Cadangan Nikel Paling Banyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved