Bidik pasar ekspor, Bantaeng kembangkan sayuran Jepang

Kamis, 05 April 2012 - 13:30 WIB
Bidik pasar ekspor,...
Bidik pasar ekspor, Bantaeng kembangkan sayuran Jepang
A A A
Sindonews.com - Setelah talas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng, Sulawesi Selatan, kini mengembangkan komoditi baru yang bibitnya juga berasal dari Jepang. Tanaman yang mirip lobak putih tersebut bernama Daikon. Sepintas umbian ini juga mirip ketimun, berwarna putih lonjong.

Menurut Bupati HM Nurdin Abdullah, selain buahnya yang besar, daun muda Daikong juga bernilai ekonomi karena restoran Jepang menjadikan Daikon sebagai menu utama untuk Sasimi dan makanan pembuka, Salad.

”Untuk pengembangan ke depan, petani diharapkan tertarik pada tanaman ini karena berusia lebih singkat, hanya dua bulan dan nilai ekonominya juga tinggi,” ungkap Nurdin, Kamis (5/4/2012).

Pada tahap awal, kata salah satu guru besar Universitas Hasanuddin (Unhas) hal tersebut cukup memenuhi kebutuhan restoran Jepang di Makassar dan sekitarnya saja sebab selama ini mereka (restoran) masih mendatangkan dari Taiwan meski buahnya kecil jika dibandingkan produksi Bantaeng.

Produksi Daikon Loka mencapai 2-3 kg/buah. Bila produksinya sudah banyak akan dilakukan ekspor ke Jepang, Taiwan dan Hongkong. ”Restoran di Negara tersebut sangat membutuhkan buah Daikon,” ujar Nurdin.

Selain pengembangan Daikon, produksi kentang petani juga akan dibuatkan gudang processing yang ditunjang kemasan agar harga kentang bisa lebih baik dan petani tak perlu lagi repot memasarkan produksinya karena langsung diproses dan dikemas. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
17 menit yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
2 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
3 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved