Bulog jual beras berkutu di Jombang

Jum'at, 06 April 2012 - 18:27 WIB
Bulog jual beras berkutu...
Bulog jual beras berkutu di Jombang
A A A
Sindonews.com - Keseriusan pemerintah dalam membantu rakyat miskin, sepertinya masih patut untuk dipertanyakan. Pasalnya,ditengah operasi pasar beras murah diluncurkan untuk membantu masyarakat karena harga kebutuhan pokok melambung tinggi, ternyata beras yang dijual tersebut b erkutu atau dapat dikatakan tidak layak untuk dikonsumsi.

Berdasarkan pantauan tim Sindo TV di dua pasar di Jawa Timur, dalam beberapa bungkusan beras terdapat kutu. Dua pasar tersebut, adalah pasar Pon Kota Jombang dan Pasar Bareng Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Efeknya, terlihat secara kasat mata, para pembeli hanya datang melihat dan kemudian pergi lagi.

Kemudian selain itu, ternyata harga beras yang ditawarkan tidak semurah yang dibayangkan. Satu kilogram beras dikenakan harga sebesar Rp7.300. Harga tersebut tidak terlalu berbeda jauh dengan beras kualitas premium dan pada beberapa pasar lainnya, ternyata harga beras murah lebih mahal. Sampai dengan tengah hari beras tersebbut pun tidak laku-laku dipasaran.

Sementara itu Koordinator Operasi Beras Murah Bulog Jombang, Himawan, membantah tudingan bahwa mutu berasnya jelek. "Meski ada kutu kondisi berasnya tetap bagus dan tidak ada masalah," ujarnya kepada Sindo TV di Jombang, Jumat (6/4/2012).

Sedangkan untuk harga beras yang masih tinggi, dia berdalih. Menurutnya, harga tersebut sudah ditetapkan oleh Pemerintah ProVinsi dan Bulog hanya tinggal menjalankan.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
11 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved