Telkom optimalkan jaringan kabel fiber optik

Senin, 09 April 2012 - 11:44 WIB
Telkom optimalkan jaringan...
Telkom optimalkan jaringan kabel fiber optik
A A A
Sindonews.com - PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk memproyeksikan, pertumbuhan pelanggan jaringan kabel fiber optik di rumah (fiber to the home/ FTTH) hingga 2015 mencapai 12 juta.

Ini menyusul terealisasinya proyek revitalisasi jaringan kabel berbasis tembaga menjadi kabel fiber optik. Proyek ini setidaknya memakan investasi sebesar Rp20 triliun.

Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah mengatakan, dengan jaringan berbasis fiber optik ini, Telkom bisa menyediakan layanan dengan kapasitas jauh lebih tinggi dari jaringan lama berbasis kabel tembaga.

”Dengan jaringan fiber optik ini, kapasitas jaringan, khususnya data bagi pelanggan, bisa ditingkatkan hingga 30 kali lipat,” ujarnya.

Untuk nilai investasi, sambung dia, kemungkinan besar lebih rendah dibanding rencana awal. Kabel tembaga yang digantikan fiber optik masih memiliki nilai jual yang tinggi. Biaya operasional untuk fiber optik lebih murah hingga 50 persen dibanding kabel tembaga.

Saat ini, kapasitas maksimal jaringan data kabel tembaga sebesar 3,6 Mbps, sedangkan dengan kabel fiber optik kapasitas maksimalnya bisa mencapai 100 Mbps. ”Penggantian infrastruktur jaringan kabel ini, akan bisa menggabungkan tiga layanan sekaligus. Mulai dari suara, internet dan TV,” tandas Rinaldi.

Semakinterkoneksinya fiber optik, Telkom yakin bisnis mereka yang kini difokuskan di TIME (Telecommunication, Information, Media dan Edutainment) akan terus tumbuh. Sepanjang 1,5 tahun terakhir, bisnis data atau internet tumbuh dua kali lipat dan selular tumbuh tiga kali lipat.

Hal ini membuat revenue data naik hingga 13-15 persen dan revenue selular naik 60 persen. Pada 2011, Telkom mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 6,9 persen menjadi Rp12,10 triliun, dibanding periode 2010. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
5 menit yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
56 menit yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
1 jam yang lalu
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
1 jam yang lalu
Menuju Fungsional, Hutama...
Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten untuk Tahun Ajaran Baru
2 jam yang lalu
Infografis
China Diduga Retas Jaringan...
China Diduga Retas Jaringan Pertahanan Sensitif Jepang sejak 2020
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved