Bantuan kelompok tani Tana Toraja diduga salah salah sasaran

Senin, 09 April 2012 - 11:50 WIB
Bantuan kelompok tani...
Bantuan kelompok tani Tana Toraja diduga salah salah sasaran
A A A
Sindonews.com – Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung menduga bantuan untuk sektor peternakan yang disalurkan melalui kelompok tani/ternak di berbagai desa tidak tepat sasaran.

Hal itu dilontarkan Bupati saat memimpin rapat lintas satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di gedung PKK Kota Makale, akhir pekan lalu. Dia menyatakan, setiap tahun,pemerintah menggelontorkan bantuan dana miliaran rupiah dari APBN, APBD provinsi dan kabupaten.

“Tapi bantuan pemerintah itu belum ada hasilnya.Bahkan untuk memenuhi kebutuhan, masyarakat semakin sulit mencari ternak babi dan kerbau. Harganya juga semakin mahal,” ungkapnya.

Dia menambahkan, salah satu kendala yang dihadapi para kelompok tani dalam mengelola bantuan pemerintah untuk pengembangan ternak, yakni pola perencanaan yang kurang matang. Dampaknya, penggunaan bantuan menjadi tidak maksimal. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kata dia, kelompok tani atau masyarakat harus memiliki perencanaan, sehingga saat menerima kucuran dana dari pemerintah, anggota kelompok sudah mengetahui dana akan digunakan untuk apa.

“Sebelum menerima bantuan dari pemerintah,kelompok tani atau ternak sudah punya perencanaan sehingga program yang dibuat, jelas arahnya,”katanya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
4 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
4 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
4 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
4 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
5 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
5 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved