Asosiasi industri China akan atur mineral langka

Selasa, 10 April 2012 - 09:45 WIB
Asosiasi industri China...
Asosiasi industri China akan atur mineral langka
A A A
Sindonews.com – Industri mineral langka China mendirikan asosiasi mineral langka untuk memicu perkembangan bisnis yang sehat pada sektor tersebut. Wakil Menteri Industri dan Teknologi Informasi (MIIT) China Su Bo mengatakan, asosiasi yang terdiri dari 155 anggota termasuk raksasa industri Alumunium Corporation of China dan China Minmetals Corporation dibentuk guna mempromosikan pembangunan berkelanjutan di sektor mineral langka.

Calon Presiden Asosiasi Mineral Langka Gan Yong mengungkapkan, asosiasi tersebut akan bekerja untuk membentuk mekanisme harga yang wajar. Kelompok itu juga ingin menciptakan situasi yang saling menguntungkan untuk para pengembang dan konsumen melalui upaya koordinasi. ”Asosiasi secara aktif akan memberikan dukungan dan layanan untuk departemen terkait dan pemerintah daerah serta membantu menjaga ketertiban di sektor mineral langka,” ujarnya dilansir BBC kemarin.

Dia menambahkan, asosiasi tersebut akan memfasilitasi pertukaran dan kerja sama antarperusahaan untuk memacu inovasi dan mengoordinasikan upaya-upaya guna mengatasi friksi perdagangan internasional dan perselisihan. Kantor berita Xinhua melaporkan, pembentukan asosiasi bisnis tersebut juga menargetkan agar anggota dari seluruh rantai industri, termasuk pertambangan, peleburan, dan pemisahan itu bisa membuat komunikasi dan negosiasi lebih mudah.

Sebelumnya China telah mengumumkan standar produksi dan lingkungan yang ketat serta sistem kuota ekspor untuk mineral langka dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi, kebijakan tersebut memicu protes dari beberapa negara yang menuduh China menggunakan mineral langka untuk digunakan pada produksi barang berteknologi tinggi dan kental kepentingan politik. Untuk itu, Uni Eropa, Amerika Serikat (AS) dan Jepang pada bulan lalu secara resmi meminta Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menyelesaikan sengketa dengan China atas pembatasan ekspor bahan baku mineral langka.

Sekadar diketahui, China memasok lebih dari 90 persen mineral langka di pasar global. Menurut AFP, China saat ini memiliki cadangan mineral langka sebanyak 55 juta ton, mengalahkan Rusia dan AS yang masing-masing hanya memiliki 19 dan 13 juta ton.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
4 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
4 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
5 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
5 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
5 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved